Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II sebagai bagian dari investasi pendidikan jangka panjang nasional. Proyek ini ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai.
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyampaikan, percepatan dilakukan dengan koordinasi lintas sektor meski menghadapi tantangan kesiapan lahan dan akses di sejumlah wilayah. Hingga awal 2026, sebanyak 101 dari 104 lokasi telah memasuki tahap konstruksi.
Seluruh proyek ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026 agar dapat beroperasi pada Juli mendatang. “Kami mengapresiasi kerja keras Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PU yang menjaga ritme pembangunan tetap terukur,” ujar Qodari, Kamis (26/3/2026).
Pemerintah terus memperkuat koordinasi bersama BUMN Karya, kementerian terkait, dan TNI untuk mengatasi kendala teknis, lahan, dan logistik. Sejumlah solusi percepatan juga telah disepakati, termasuk pembangunan akses infrastruktur prioritas.
Qodari menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan yang merata di seluruh Indonesia.













