Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Tito Pastikan Pembatasan BBM di Kalbar Dicabut, Antrean Berangsur Normal

by Miroji
26 Maret 2026 | 15:14
in Nasional
Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,87 Persen, Nomor 45 dari 185 Negara Dunia

sumber foto: kementan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan kebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat telah dicabut. Langkah ini diambil untuk meredam kepanikan masyarakat yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.

Tito menjelaskan, kebijakan tersebut sebelumnya diterapkan oleh pemerintah daerah di Singkawang dan Bengkayang guna mengurai antrean kendaraan. Namun, pembatasan justru memicu persepsi kelangkaan BBM sehingga terjadi panic buying.

“Yang terjadi, diterjemahkan seolah BBM akan kurang, sehingga antrean makin panjang,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, kondisi tersebut mendorong pembelian berlebihan yang memperparah situasi. Karena itu, pemerintah pusat segera meminta kepala daerah mencabut kebijakan tersebut dan memberikan penjelasan kepada publik.

Tito memastikan stok BBM dan gas dalam kondisi aman dan cukup. Setelah pencabutan kebijakan dan sosialisasi dilakukan, antrean di lapangan mulai terkendali dan situasi berangsur normal.

READ  Pemerintah Serahkan Rumah Subsidi Gratis untuk Keluarga Almarhum Ojol Affan Kurniawan
Tags: BBM KalbarBengkayangpanic buyingpembatasan BBMSingkawangSPBUstok BBMTito karnavian
Previous Post

Pemerintah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, Target Rampung Juni 2026

Next Post

Jepang Sambut Kunjungan Perdana Presiden Prabowo, Perkuat Kemitraan Strategis

Next Post
Prabowo Disambut Hangat di Amsterdam, Siap Temui Raja Belanda

Jepang Sambut Kunjungan Perdana Presiden Prabowo, Perkuat Kemitraan Strategis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Menurut Samsul Hidayat, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), self regulatory organizations (SROs), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion serta seluruh pelaku industri pasar modal Indonesia.

Lima ETF Emas Baru Diluncurkan BEI

10 Agustus 2026 | 12:01
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
piala dunia antarklub 2025

Daftar Lengkap Juara Piala Dunia Antarklub Sepanjang Sejarah

14 Juli 2025 | 09:44
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved