Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dongkrak Ekonomi, UMKM Bisa Panen hingga 70%!

by Teguh Imam Suyudi
22 Maret 2026 | 20:00
in Bisnis
2-juta-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-lebaran-2026

Ilustrasi Lalu-lintas dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Momentum mudik Idulfitri kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong roda perekonomian nasional. Tradisi tahunan ini terbukti konsisten meningkatkan konsumsi rumah tangga sekaligus mempercepat perputaran uang di berbagai daerah.

Berdasarkan data historis, konsumsi masyarakat selama periode mudik meningkat sekitar 15% hingga 20% dibandingkan bulan normal. Lonjakan ini terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat serta meningkatnya velocity of money di berbagai sektor ekonomi.

Selain itu, tingginya marginal propensity to consume (MPC) masyarakat Indonesia turut memperkuat daya dorong konsumsi. Dampaknya, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah mampu meraup peningkatan pendapatan hingga 50%–70%.

Secara empiris, mudik Idulfitri telah menjadi instrumen penguatan ekonomi yang konsisten dan terukur. Kajian Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023 mencatat aktivitas mudik berkontribusi sekitar 1,5% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara tahunan (year on year).

Kontribusi tersebut terjadi melalui redistribusi aliran uang dari pusat ekonomi ke berbagai wilayah. Hal ini memperluas dampak ekonomi sekaligus meningkatkan pemerataan peredaran uang.

“Setiap pengeluaran pemudik menciptakan efek pengganda yang memberikan dampak berlapis bagi pelaku ekonomi, termasuk UMKM, pedagang, dan sektor jasa transportasi,” ujar Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto dalam keterangan resmi, akhir pekan lalu (21/3/2026).

Proyeksi 2026: Lebih Ramai, Dampak Lebih Besar

Untuk Idulfitri 2026, pemerintah memproyeksikan aktivitas ekonomi akan semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Evaluasi pada 2025 mencatat pergerakan masyarakat mencapai 154,62 juta orang.

Haryo berharap mobilitas dan belanja masyarakat tahun ini meningkat sehingga mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,5%–5,6% (yoy).

Optimisme ini diperkuat oleh berbagai kebijakan stimulus pemerintah. Di antaranya alokasi stimulus fiskal lebih dari Rp12,8 triliun, penyaluran bantuan sosial sebesar Rp11,92 triliun kepada 5,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta diskon tarif transportasi senilai Rp911,16 miliar.

READ  Pegadaian Jadi Pelopor Bank Emas di Indonesia

Dengan kontribusi konsumsi rumah tangga yang mencapai sekitar 53%–54% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), berbagai stimulus tersebut diyakini mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Kebijakan Pemerintah Jaga Daya Beli

Pemerintah juga secara konsisten menghadirkan kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode Lebaran. Salah satunya melalui diskon tiket transportasi umum yang didukung subsidi dan insentif fiskal.

Selain itu, pada Lebaran 2025 pemerintah memberikan penangguhan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 6% untuk tiket pesawat, yang berhasil menurunkan harga tiket hingga 14%.

“Meski ada tekanan global akibat konflik Iran dan Israel-AS, fundamental ekonomi kita tetap kuat. Pemerintah juga berkomitmen tidak menaikkan harga BBM, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Haryo.

Ia menegaskan, dengan berbagai dukungan tersebut, momentum mudik Lebaran 2026 diprediksi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Tags: Ekonomi IndonesiaKonsumsi MeningkatMudik Lebaran 2026UMKM Bangkit
Previous Post

Puluhan Ribu Truk Bandel Terobos Aturan Mudik Lebaran 2026, 39.608 Kendaraan Terdeteksi!

Next Post

Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak! Kemenhub Siapkan Strategi Khusus Sumatra–Jawa, Ini Jurusnya

Next Post
Mudik Gratis BUMN

Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak! Kemenhub Siapkan Strategi Khusus Sumatra–Jawa, Ini Jurusnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Menurut Yvonne, Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan.

Sembilan WNI Ditangkap Israel, Kemenlu Upayakan Pembebasan

20 Mei 2026 | 10:49
Selain rupiah, ringgit Malaysia terkoreksi 0,09%. Dolar Taiwan tertekan 0,07% dan baht Thailand tertekan 0,06%. Won Korea Selatan juga turun 0,04%. Selain itu, dolar Hong Kong melemah tipis 0,008%.

Rupiah Terjun Bebas Menjadi Rp 17.738 Per Dolar AS

20 Mei 2026 | 09:49
Menurut Prabowo kembali, lewat kebijakan tersebut, kas negara diproyeksikan bisa mengamankan potensi penghasilan hingga 150 miliar dolar AS. Nilai itu setara dengan Rp2.653,92 triliun per tahun (asumsi kurs Rp17.692 per Dolar AS)

Pemerintah Bentuk Badan Ekspor Dengan Potensi Penghasilan Hingga 150 Miliar Dolar AS

20 Mei 2026 | 14:02
Sementara itu, harga emas di Pegadaian tetap naik. Harga emas UBS, Antam, dan Galeri24 masing-masing naik menjadi Rp 2.845.000, Rp 2.887.000, dan Rp 2.782.000 per gram. Ini dikutip dari laman Sahabat Pegadaian Jakarta, Rabu pukul 07.38 WIB. Sebelumnya, harga ketiganya di Pegadaian pada Selasa (19/5/2026) dicatat sebagai berikut. Harga emas UBS Rp 2.788.000, Antam Rp 2.861.000, dan Galeri24 Rp 2.756.000 per gram

Harga Emas Antam Turun, Harga Emas Pegadaian Naik

20 Mei 2026 | 10:16
Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

20 Mei 2026 | 12:45
Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Pengekspor Tunggal SDA

Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Pengekspor Tunggal SDA

20 Mei 2026 | 14:11
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved