Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Prediksi Mengerikan Pramono: 12.000 Pendatang Baru Bakal Serbu Jakarta Usai Lebaran, Siap-siap Macet!

by Teguh Imam Suyudi
27 Maret 2026 | 22:00
in News
jakarta-kota-terpadat-2025

Jakarta (Foto: Dok. Jakarta Smart City)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Badan ibu kota kembali harus bersiap menghadapi gelombang besar manusia pasca Lebaran 2026. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melontarkan prediksi yang cukup mencengangkan: sebanyak 12.000 pendatang baru diprediksi akan memasuki Jakarta selama periode arus balik tahun ini.

Angka fantastis tersebut disampaikan Pramono di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). Menurutnya, jumlah ini bukan sekadar pemudik yang kembali, melainkan warga baru yang ikut serta dengan harapan mengadu nasib di ibu kota.

“Jadi data yang ada sampai dengan hari ini, kami memprediksi, memperkirakan akan ada kenaikan kurang lebih pemudik yang ikut saudaranya balik ke Jakarta kurang lebih 10 sampai dengan 12 ribu,” ucap Pramono di tengah pemantauan arus balik, 27/3/2026.

Meski angka tersebut masih bersifat sementara dan belum final, prediksi ini menjadi alarm kewaspadaan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pramono menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan data lanjutan, termasuk dari tren pemesanan transportasi dan mobilitas masyarakat yang masih bergerak.

“Tetapi ini belum final ya, nanti kita lihat data yang ada,” tambahnya.

365 Jiwa Sudah Tercatat dalam Dua Hari

Sebagai pembanding, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat adanya 365 pendatang baru yang sudah masuk pada periode 25 hingga 26 Maret 2026. Rinciannya, sebanyak 186 laki-laki dan 179 perempuan.

Angka ini dipastikan akan melonjak drastis hingga puncak arus balik nanti, mengingat prediksi Gubernur yang mencapai ribuan jiwa.

Pramono: Tak Ada Operasi Yustisia, Tapi Siapkan Diri Matang!

Di tengah kekhawatiran akan ledakan jumlah penduduk, Pramono Anung menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak akan menggelar operasi yustisia atau penertiban massal bagi para pendatang baru. Namun, ia memberikan peringatan keras bagi mereka yang nekat datang tanpa persiapan.

READ  Jakarta Alami Kerugian Akibat Perusakan Fasum Saat Demo Sebesar Rp 50,4 Miliar

“Jakarta tidak ada operasi yustisia, tetapi Jakarta tentunya meminta siapa pun yang ingin mengadu nasib bekerja di Jakarta mereka harus mempersiapkan diri,” tuturnya tegas.

Pesan ini menjadi penekanan bahwa Jakarta tetap terbuka bagi para pencari kerja, namun dengan konsekuensi logis. Ketidaksiapan dalam hal tempat tinggal dan pekerjaan dikhawatirkan justru akan menimbulkan persoalan sosial baru di ibu kota, seperti bertambahnya jumlah pemukiman kumuh hingga pengangguran.

Dengan prediksi yang mencapai 12.000 orang, Pemprov DKI saat ini fokus pada pemantauan ketat titik-titik masuk Jakarta, sembari berharap para pendatang benar-benar telah memiliki rencana matang sebelum memutuskan untuk hijrah ke Jakarta.

Tags: Arus Balik Lebaran 2026JakartaPendatang Baru
Previous Post

Daftar UTBK SNBT 2026 Hampir Tutup! Cek 20 PTN Terbaik Versi EduRank, UI Masih Nomor Satu

Next Post

Suku Bunga Tinggi Jadi Penghambat Penyaluran KPR

Next Post
Sekalipun demikian menurut Setiyo, perlambatan ini masih tergolong wajar karena faktor musiman di awal tahun. Terlebih, permintaan KPR sejauh ini tetap kuat, terutama dari segmen rumah subsidi dan pembeli akhir (end-user) yang didorong kebutuhan hunian dan dukungan program pemerintah.

Suku Bunga Tinggi Jadi Penghambat Penyaluran KPR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Dalam perspektif ekonomi syariah, potensi pengembangan lembaga penjaminan juga besar. Skema Kafalah dapat diperluas untuk mendukung pembiayaan UMKM syariah, koperasi syariah, BMT, serta rantai nilai halal. Penguatan penjaminan syariah akan melengkapi grand desain dan arsitektur keuangan syariah nasional, terutama dalam mendukung pengembangan sektor riil berbasis halal.

Transformasi dan Penguatan Industri Penjaminan untuk Mendorong Pembiayaan dan Mewujudkan Stabilitas Sistem Keuangan

20 Mei 2026 | 15:39
Menurut Yvonne, Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan.

Sembilan WNI Ditangkap Israel, Kemenlu Upayakan Pembebasan

20 Mei 2026 | 10:49
Menurut Prabowo kembali, lewat kebijakan tersebut, kas negara diproyeksikan bisa mengamankan potensi penghasilan hingga 150 miliar dolar AS. Nilai itu setara dengan Rp2.653,92 triliun per tahun (asumsi kurs Rp17.692 per Dolar AS)

Pemerintah Bentuk Badan Ekspor Dengan Potensi Penghasilan Hingga 150 Miliar Dolar AS

20 Mei 2026 | 14:02
Selain rupiah, ringgit Malaysia terkoreksi 0,09%. Dolar Taiwan tertekan 0,07% dan baht Thailand tertekan 0,06%. Won Korea Selatan juga turun 0,04%. Selain itu, dolar Hong Kong melemah tipis 0,008%.

Rupiah Terjun Bebas Menjadi Rp 17.738 Per Dolar AS

20 Mei 2026 | 09:49
Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

20 Mei 2026 | 12:45
Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Pengekspor Tunggal SDA

Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Pengekspor Tunggal SDA

20 Mei 2026 | 14:11
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved