Jakarta, CoreNews.id — Pemerintah Republik Indonesia telah meminta kepada Dewan Keamanan PBB untuk menginvestigasi terkait dengan tiga prajurit yang gugur sebagai Pasukan Perdamaian di Lebanon. Langkah pemerintah selanjutnya untuk menuntut dan kemudian menarik pasukan perdamaian, merupakan langkah yang sangat tepat dalam rangka memastikan keamanan di wilayah-wilayah konflik.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Tubagus Ace Hasan Sadzily di sela Musda Partai Golkar Jabar Ke-XI di Hotel Trans, Kota Bandung, (2/4/2026). Menurut Ace, investigasi wajib dilakukan untuk mengusut tuntas dan mengetahui siapa yang melakukan serangan. Hal ini karena pasukan perdamaian harus dijaga keamanannya.
Sebagai informasi, tiga personel TNI dalam misi Unifil dicatat telah meninggal dalam tugas. Mereka adalah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.*













