Jakarta, CoreNews.id – Militer Jepang menembakkan dua rudal permukaan-ke-kapal Tipe-88 dan menenggelamkan kapal perang tua di perairan antara Filipina dan Taiwan dalam latihan militer gabungan “Balikatan”, Rabu (6/5/2026). Latihan besar yang dipimpin Amerika Serikat itu melibatkan sekitar 17.000 personel dari Jepang, Filipina, Australia, Kanada, Selandia Baru, dan Perancis.
Peluncuran rudal dilakukan dari Provinsi Ilocos Norte, Filipina utara, sekitar 400 kilometer dari Taiwan. Kedua rudal dilaporkan sukses menghantam kapal korvet milik angkatan laut Filipina yang telah dipensiunkan hingga tenggelam di Laut China Selatan.
Untuk pertama kalinya, Jepang mengerahkan pasukan tempur dalam latihan Balikatan. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari perubahan kebijakan pertahanan yang lebih agresif di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sanae Takaichi. “Tokyo mulai meninggalkan sikap pasifis yang dipertahankan sejak Perang Dunia II,” tulis laporan AFP.
Aksi itu memicu kemarahan China, terutama setelah muncul wacana intervensi Jepang jika Beijing mencoba mengambil alih Taiwan.













