Jakarta, CoreNews.id – Perumda Dharma Jaya mendorong pembangunan rumah potong hewan modern di Jakarta secara merata di seluruh wilayah DKI guna menciptakan sistem penyembelihan kurban yang lebih higienis, efisien, dan terstandar.
Direktur Utama Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan keberadaan fasilitas penyembelihan yang tersertifikasi di setiap wilayah akan memudahkan distribusi hewan dan daging kurban sekaligus meningkatkan kualitas sanitasi pangan.
Mendukung Visi Kota Global
Menurut Raditya, idealnya setiap kota administrasi di Jakarta memiliki pusat atau cabang rumah potong hewan yang telah memenuhi standar kesehatan dan syariat.
“Jika fasilitas seperti ini tersedia di seluruh wilayah, proses pemotongan tidak harus terpusat di satu lokasi. Masyarakat juga dapat merasakan manfaat layanan penyembelihan yang bersih dan aman,” ujarnya di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis, 28/5/2026.
Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan transformasi Jakarta menuju kota global yang membutuhkan sistem pangan modern dan pengelolaan sanitasi yang lebih baik.
Meski demikian, usulan pembangunan rumah potong hewan modern tersebut masih akan dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kurban Lebih Tertata dan Aman
Pada pelaksanaan Iduladha tahun ini, Dharma Jaya mendapat kepercayaan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta untuk menangani proses penyembelihan hewan kurban.
Raditya menyebut kepercayaan itu menjadi pengakuan terhadap standar pelayanan yang diterapkan perusahaan. Seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam serta diawasi dari aspek kesehatan hewan dan keamanan pangan.
Data Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menunjukkan sekitar 700 juru sembelih halal telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kurban tahun ini. Sementara itu, jumlah hewan yang dipotong di fasilitas Dharma Jaya hingga sehari sebelumnya mencapai sekitar 250 ekor.
Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma’arif juga mendukung pengembangan rumah potong hewan modern di lima wilayah Jakarta. Menurut dia, fasilitas tersebut dapat menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kualitas daging, serta mengurangi praktik penyembelihan hewan kurban di kawasan permukiman pada masa mendatang.













