Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Indonesia Turun Peringkat dalam Daftar Ekonomi Islam Global, Jadi yang Keempat

by Irawan Djoko Nugroho
3 Juni 2026 | 11:05
in Ekonomi
Berdasar Laporan yang diterbitkan DinarStandard, ekonomi Islam global kini memasuki fase pertumbuhan baru. Bila sebelumnya pertumbuhan lebih banyak ditopang oleh meningkatnya permintaan konsumen Muslim, kini fokus mulai bergeser pada penguatan rantai pasok halal, standardisasi, infrastruktur kepercayaan digital, serta pembiayaan syariah. Dan dalam salah satu kesimpulan SGIE 2025/2026 sebagaimana dikutip, (3/6/2026), daya saing ekonomi Islam masa depan akan dibentuk oleh integrasi standar, pembiayaan syariah, perdagangan, dan inovasi.

Ilustrasi: Islamic Finance. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Indonesia turun ke peringkat 4 dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI). Sebelumnya Indonesia di peringkat 3. Dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2025/2026, Indonesia berada di bawah Malaysia, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi.

Pada sektor keuangan syariah (Islamic finance) maupun wisata ramah Muslim (Muslim-friendly travel), Indonesia juga belum berhasil masuk lima besar dunia. Di sektor keuangan syariah, lima besar ditempati Malaysia, Arab Saudi, UEA, Iran, dan Bahrain. Sementara itu, pada sektor wisata ramah Muslim, posisi teratas dihuni Bahrain, UEA, Arab Saudi, Malaysia, dan Turki.

Sekalipun demikian, Indonesia menjadi negara terbaik di dunia pada sektor modest fashion. Dalam pemeringkatan GIEI 2025, Indonesia mengungguli UEA, Turki, Malaysia, dan Italia. Posisi ini menegaskan Indonesia sebagai salah satu pusat industri fesyen Muslim dunia. Sementara itu pada sektor makanan halal, Indonesia berada di peringkat ketiga dunia setelah Malaysia dan UEA, sekaligus berada di atas Thailand dan Brasil. Indonesia juga menempati posisi ketiga dunia pada sektor media dan rekreasi, di bawah UEA dan Malaysia, mengungguli Singapura dan Cina.

Berdasar Laporan yang diterbitkan DinarStandard, ekonomi Islam global kini memasuki fase pertumbuhan baru. Bila sebelumnya pertumbuhan lebih banyak ditopang oleh meningkatnya permintaan konsumen Muslim, kini fokus mulai bergeser pada penguatan rantai pasok halal, standardisasi, infrastruktur kepercayaan digital, serta pembiayaan syariah. Dan dalam salah satu kesimpulan SGIE 2025/2026 sebagaimana dikutip, (3/6/2026), daya saing ekonomi Islam masa depan akan dibentuk oleh integrasi standar, pembiayaan syariah, perdagangan, dan inovasi.*

READ  Harga Emas Antam Kini Rp 3.027.000 per Gram
Tags: Global Islamic Economy IndicatorState of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2025/2026
Previous Post

Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru

Next Post

Kejakgung Geledah Gedung BGN Begitu Kepala BGN Dicopot

Next Post
Hal tersebut disampaikan Plh Kapuspenkum Kejagung Mochamad Jefry di Jakarta, (3/6/2026). Namun demikian, Mochamad Jefry belum menjelaskan terkait kasus apa penggeledahan dilakukan.

Kejakgung Geledah Gedung BGN Begitu Kepala BGN Dicopot

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

istana-buka-suara-kisruh-penonaktifan-bpjs-kesehatan-2026

BPJS Kesehatan Tekor Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar pada 2027

10 Juni 2026 | 15:05
inggris-tempat-ketiga-piala-dunia-2026

Inggris Rebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Cetak Hattrick

19 Juli 2026 | 09:00
Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

16 Juli 2026 | 14:05
Prabowo: Tak Setuju Pemerintah Jangan Nyinyir, Kritik Tetap Kami Terima

Prabowo: Tak Setuju Pemerintah Jangan Nyinyir, Kritik Tetap Kami Terima

13 Juli 2026 | 13:56
selat-gibraltar-dan-mukjizat-alquran

Selat Gibraltar: Pertemuan Dua Lautan yang Menakjubkan

18 Agustus 2025 | 13:00
jika remot TV tidak bisa ganti channel

Penyebab Remote TV Tidak Bisa Pindah Channel

29 Agustus 2023 | 14:24
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved