Jakarta, CoreNews.id – UOB Indonesia bersama Ruangguru menggelar Grand Final CODEFEST 2026, kompetisi coding tingkat nasional yang menjadi bagian dari program pendidikan UOB My Digital Space. Ajang perdana ini menjadi upaya memperluas akses pembelajaran digital sekaligus mendorong lahirnya talenta digital Indonesia yang siap menghadapi kebutuhan industri masa depan.
Mengusung tema literasi keuangan, CODEFEST 2026 mengajak pelajar mengembangkan solusi digital yang mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat. Antusiasme peserta cukup tinggi dengan hampir 9.000 proyek yang dikirimkan dari berbagai daerah di Indonesia.
Program ini hadir di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja digital. Indonesia diproyeksikan mengalami kekurangan sekitar 2,7 juta talenta digital pada 2030, sehingga investasi pada pendidikan teknologi dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing nasional.
Ribuan Siswa Berkompetisi
Sejak diluncurkan pada 2025, UOB My Digital Space telah menjangkau lebih dari 18.000 siswa di sekitar 400 sekolah. Dalam lima tahun, program ini menargetkan menjangkau 90.000 siswa di 38 provinsi dan 80 kota.
Pada Grand Final CODEFEST 2026, sebanyak 29 siswa meraih penghargaan Gold, Silver, dan Bronze dari empat jenjang pendidikan. Selain itu, terdapat 16 penerima Honourable Mention serta penghargaan khusus bagi proyek dengan pencapaian terbaik.
Penghargaan Absolute Winner diraih I Gede Eka Nanda Wirya Parwata dari SMP Negeri 7 Denpasar melalui aplikasi MyFin, yang membantu pengguna mengelola tabungan, pengeluaran, target keuangan, serta laporan transaksi bulanan.
Kolaborasi untuk Masa Depan Digital
Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia Luke Arifandi, 30/6/2026, mengatakan pendidikan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang memiliki keterampilan digital dan kemampuan berpikir kritis.
Sementara itu, CEO Ruangguru Belva Devara mengungkapkan kolaborasi kedua pihak telah menunjukkan hasil positif. Selain menjangkau lebih dari 16.000 siswa, program tersebut mencatat peningkatan nilai asesmen hingga 86 persen, dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 4,7 dari 5.
Menjelang babak final, relawan dari UOB Indonesia dan UOB Malaysia juga mendampingi para finalis melalui coding camp dan bootcamp. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen UOB dalam membangun ekosistem pendidikan digital yang inklusif sekaligus mencetak generasi muda yang mampu menghadirkan solusi teknologi bagi masyarakat.













