Jakarta, CoreNews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I, Senin (20/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 53,38 poin atau 0,86 persen ke level 6.228,91.
Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak pada rentang 6.191,04 hingga 6.249,9. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai transaksi mencapai Rp8,2 triliun dengan volume 20,09 miliar saham dan frekuensi 1,3 juta kali transaksi. Sebanyak 398 saham menguat, 188 melemah, dan 205 stagnan.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengingatkan potensi koreksi masih membayangi pergerakan indeks.
“IHSG rentan koreksi hari ini, sepanjang gagal break resistance di 6.200-6.300,” kata Fanny.
Pelaku pasar turut mencermati eskalasi konflik Amerika Serikat-Iran yang mendorong kenaikan harga minyak serta hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pekan ini.
Sementara itu, sentimen domestik mulai membaik seiring aksi net buy investor asing selama dua hari berturut-turut. Namun, kenaikan harga minyak tetap menjadi risiko terhadap inflasi, rupiah, APBN, dan arah suku bunga.













