Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Pembiayaan UMKM Dari Rp1.500 Triliun Ditargetkan Naik Jadi Rp2.000 Triliun

by Irawan Djoko Nugroho
11 Agustus 2026 | 15:44
in Ekonomi
Menurut Airlangga, selain untuk meningkatkan penyaluran kredit, peningkatan target pembiayaan juga diharap dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekosistem dan digitalisasi agar UMKM tidak hanya memperoleh kucuran pendanaan tetapi juga naik kelas.

UMKM Finance Summit 2026

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Rp1.500 triliun untuk 9.000 UMKM, ditargetkan menjadi Rp2.000 triliun. Penaikan target tersebut, dilakukan sebagai upaya untuk memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha yang selama ini masih belum memperoleh akses pembiayaan dalam skala yang memadai.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam acara UMKM Finance Summit 2026 di kawasan Jakarta Selatan, (11/8/2026). Menurut Airlangga, selain untuk meningkatkan penyaluran kredit, peningkatan target pembiayaan juga diharap dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekosistem dan digitalisasi agar UMKM tidak hanya memperoleh kucuran pendanaan tetapi juga naik kelas.

Airlangga juga mendorong UMKM di Indonesia bisa belajar dari India dalam upaya memperkuat produksi sekaligus menjaga akses pasar. Menurutnya, kemampuan mempertahankan pasar menjadi salah satu faktor penting yang membuat UMKM India berhasil menjadi basis perekonomian nasional.

Sebagai informasi, berdasar data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2026, kredit UMKM dicatat mencapai Rp 1.519,1 triliun atau tumbuh 1,05 persen secara tahunan/year to year (yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit pada Mei 2026 sebesar 0,6 persen, bahkan sebelum-sebelumnya sempat tumbuh minus.*

READ  Daya Beli Kuat, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tumbuh 5,7%
Tags: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga HartartoUMKM Finance Summit 2026
Previous Post

427 Ribu Suara Konsumen Tentukan 55 Brand Terbaik di The People’s Choice 2026

Next Post

Jaksa Agung Lantik 34 Pejabat Strategis Kejagung

Next Post
kejagung-gandeng-tni-aman-seluruh-kantor-kejaksaan

Jaksa Agung Lantik 34 Pejabat Strategis Kejagung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

bfgoodrich-perkuat-ban-on-road-buatan-indonesia

BFGoodrich Perkuat Ban On-Road Buatan Indonesia

25 September 2026 | 21:00
cimegra-tiga-tahun-dukung-petani-bawang-merah

Cimegra Tiga Tahun Dukung Petani Bawang Merah

25 September 2026 | 18:00
Menurut Destry, untuk mengurai permasalahan tersebut, BI akan memberikan disinsentif dalam bentuk GWM (Giro Wajib Minimum) pada bank tersebut. Sementara bank-bank lain yang kepemilikan SSB-nya relatif di bawah, di mana BI menempatkan di 19 persen dari total DPK (Dana Pihak Ketiga) mereka, maka BI akan memberikan insentif, yaitu penurunan GWM.

BI Akan Terapkan Giro Wajib Minimum

25 September 2026 | 12:59
Langkah cepat BI dilakukan selepas terjadi dugaan transaksi tidak sah atau pembobolan saldo dan kartu kredit melalui penyalahgunaan fitur pembayaran kode QR di aplikasi platform dompet digital DANA. Bank Indonesia akan terus mengawal penyelesaian insiden dan menghimbau masyarakat untuk menjaga kerahasiaan data dan kredensial pembayaran, memantau riwayat transaksi secara berkala, serta segera melaporkan transaksi yang tidak dikenali melalui kanal resmi bank penerbit kartu dan/atau penyelenggara

BI Pantau Pembobolan Saldo dan Kartu Kredit di Aplikasi DANA

23 September 2026 | 14:41
Menurut Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo di Jakarta (22/9/2026), dampak putusan MK terhadap industri asuransi akan bersifat signifikan dan struktural, terutama dalam hal kepastian hukum dan tata kelola penyusunan kontrak. Putusan MK terkait Pasal 304 KUHD tersebut, bahkan secara praktis membuat ribuan polis berpotensi menghadapi re-underwriting atau penyesuaian Standard Operating Procedure (SOP) klaim oleh penanggung agar selaras dengan amar putusan, sehingga wajib dimuat syarat klaim sejak awal.

Syarat Klaim Wajib Ada di Polis Asuransi, Hadirkan Transparansi

23 September 2026 | 12:03
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved