Jakarta, CoreNews.id — LRT Jakarta Fase 1B telah siap untuk dioperasikan. LRT Jakarta tersebut panjangnya 12,2 kilometer, investasinya Rp 12,1 triliun, berhenti di 11 titik. Secara keseluruhan, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 97,99 persen. Hal yang kurang dalam pembangunan jalur baru LRT tersebut, hanya tinggal masalah persinyalan di beberapa titik. Akan tetapi, persinyalan akan dapat rampung sepenuhnya pada 20 Agustus 2026.
Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat meninjau Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, (13/8/2026). Menurut Pramono, jaringan LRT Jakarta akan menjadi salah satu transportasi publik utama di ibu kota. Pasalnya, jaringannya telah menghubungkan tiga kota administrasi di Jakarta. LRT Jakarta Fase 1B direncanakan akan diresmikan dan beroperasi pada 26 Agustus 2026.
Sebelumnya, LRT Jakarta sepanjang 5,8 kilometer yang telah beroperasi sejak 2019, menghubungkan lima stasiun eksisting. Kelapa Gading, Boulevard Utara Summarecon Mall, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome. Panjang lintasan itu akan bertambah menjadi 12,2 kilometer apabila LRT Jakarta Fase 1B, yang melintasi Stasiun Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis, Matraman, dan Manggarai, telah diresmikan.*













