Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

AS Perketat Sanksi Iran, Negara Mitra Dagang Diperingatkan

by Miroji
27 Agustus 2026 | 14:08
in Internasional
Rencana Pertemuan dengan Putin, Trump Akui Bahas Ukraina

sumber foto: antara

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengumumkan putaran baru sanksi terhadap Iran pada Senin, 24 Agustus 2026. Negara-negara yang masih menjalin hubungan finansial dengan Iran diperingatkan untuk memutus hubungan atau menghadapi tindakan balasan dari AS.

Langkah ini dilakukan setelah Presiden Donald Trump sebelumnya mengancam melancarkan “D-Day ekonomi” terhadap Teheran. Kebijakan tersebut diarahkan untuk semakin mengisolasi Iran dari perekonomian global.

Bessent mengatakan sejumlah negara diberi kesempatan mengurangi hubungan dengan Iran sebelum sanksi diberlakukan. “Mereka mengetahui risiko yang mereka hadapi,” kata Bessent dalam keterangannya.

Pemerintahan Trump disebut tengah menghadapi kesulitan mencari jalan keluar dari perang dengan Iran yang telah berlangsung hampir enam bulan. Tekanan ekonomi kini menjadi salah satu instrumen utama Washington.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth tetap membuka kemungkinan melanjutkan serangan terhadap Iran. Sementara itu, sanksi baru ditujukan untuk meningkatkan tekanan terhadap ekonomi Iran yang sebelumnya telah terdampak sanksi dan blokade AS.

Bessent menyebut kampanye tersebut sebagai “Operation Economic Outcast”. Ia mengatakan Trump telah menghubungi sejumlah pemimpin dunia untuk meminta mereka menghentikan hubungan dengan Iran dan mengklaim upaya tersebut mulai menunjukkan hasil.

READ  Mengenal Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran yang Wafat dalam Serangan AS-Israel di Usia 86 Tahun
Tags: ASDonald TrumpEkonomi GlobalIranOperation Economic Outcastsanksi IranScott Bessent
Previous Post

Pemerintah Siap Bahas RUU Perampasan Aset Bersama DPR

Next Post

Peresmian LRT Velodrome-Manggarai Ditunda

Next Post
Menurut Iwan, sejumlah fasilitas penunjang yang disediakan antara lain pos kesehatan, ruang laktasi, drinking fountain, Pos SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak), mushola pria dan wanita, serta kursi tunggu di peron. Untuk mendukung mobilitas pengguna, setiap stasiun juga dilengkapi dengan lift, eskalator, dan tangga.

Peresmian LRT Velodrome-Manggarai Ditunda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

26 Agustus 2026 | 12:56
prabowo-groundbreaking-hilirisasi-cilacap

Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap

29 April 2026 | 19:00
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
satgas-pasti-blokir-507-entitas-keuangan-ilegal-per-juni-2025

Batas Atas Bunga Pinjol Legal Sektor Konsumtif Pada Awal 2025, Turun Menjadi 0,2% per Hari

27 Desember 2024 | 10:44
Atlit Paralimpiade Indonesia

Paralimpiade Paris 2024: Delapan Medali Disumbang Tim Para Badminton Indonesia

3 September 2024 | 09:00
semen merah putih mou algaepark indonesia

Tekan Emisi Karbon Lewat MPTree, Semen Merah Putih Gandeng Algaepark Indonesia

23 Mei 2025 | 16:02
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved