Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

OJK Nilai Rekening Massal Strategis Perkuat Literasi Keuangan

by Teguh Imam Suyudi
13 September 2026 | 12:00
in Bisnis
ojk-nilai-rekening-massal-strategis-perkuat-literasi-keuangan
Bagikan sekarang:

OJK mendukung pembukaan rekening massal bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan penerima bansos, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian perbankan.

Jakarta, CoreNews.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai program pembukaan rekening secara massal bagi masyarakat memiliki nilai strategis dalam menjaga keberlanjutan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan kepemilikan rekening formal, terutama bagi generasi muda yang mulai memasuki usia 17 tahun, dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kebiasaan menabung dan bertransaksi secara aman sejak dini.

“OJK menyambut baik dan mendukung prinsip dasar dari program pemerintah terkait pembukaan rekening massal bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang baru menginjak usia 17 tahun maupun penerima manfaat bansos,” kata Dian, Sabtu, 12/9/2026, dikutip dari pemberitaan sejumlah media nasional.

Dorong inklusi dan penyaluran bansos

Dian mengatakan program tersebut sejalan dengan agenda nasional untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus mendukung penyaluran bantuan sosial secara efektif, efisien, transparan, dan tepat sasaran melalui mekanisme direct-to-account.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan pembukaan rekening massal tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian (prudential banking).

Menurut dia, perbankan tetap wajib menerapkan proses know your customer (KYC) sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memastikan keamanan dan kepatuhan dalam pembukaan rekening.

Pembukaan rekening juga dapat dioptimalkan melalui integrasi data kependudukan seperti Dukcapil dan e-KTP dengan sistem digital yang aman serta tervalidasi.

Dian menekankan koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia (BI), OJK, dan industri perbankan diperlukan dalam menyusun petunjuk teknis serta kerangka regulasi.

Koordinasi tersebut penting agar implementasi program di lapangan dapat berjalan lancar sekaligus mencegah munculnya kendala operasional bagi industri perbankan.

READ  10 Jenis Aduan Dari 9.226 Aduan Sektor Fintech Hingga Januari 2024

Jumlah rekening terus meningkat

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jumlah rekening simpanan di Indonesia mencapai 701,48 juta akun pada Juli 2026.

Jumlah tersebut tumbuh 8,9 persen secara tahun kalender berjalan (year to date/ytd).

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah rekening simpanan juga meningkat sekitar 10,10 persen dari sebelumnya 637,15 juta akun.

Meskipun kepemilikan rekening terus bertumbuh, pemerintah tetap mendorong perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, khususnya bagi kelompok yang belum memiliki rekening bank.

Pemerintah siapkan rekening bagi masyarakat

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan mekanisme penyediaan atau pembuatan rekening secara massal bagi masyarakat.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank guna memperkuat inklusi dan literasi keuangan nasional.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal tersebut belum final.

“Belum (ditetapkan) sebesar Rp11 triliun. Ini anggarannya masih belum dihitung,” kata Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Pada kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah mulai Oktober 2026 akan membuka rekening baru bagi seluruh masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas sebagai sarana penyaluran berbagai bantuan pemerintah.

“Mulai Oktober seluruh rakyat Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening baru di BRI. Dimodali Rp50 ribu. Semua bantuan nanti ke situ, beasiswa, bantuan pangan, bantuan tunai, PKH, segala macam,” kata Zulkifli, Jumat (11/9).

Dengan demikian, pembukaan rekening massal tidak hanya diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan, tetapi juga diharapkan menjadi fondasi untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih baik sekaligus memperkuat ekosistem penyaluran bantuan pemerintah secara digital.

READ  Fintech P2P Lending Diminta Menerapkan Iklan Mendidik dan Tidak Menyesatkan
Tags: Inklusi KeuanganLiterasi KeuanganOJK
Previous Post

Prabowo Tegaskan Kekuatan BRICS Harus Berdampak Nyata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Abdul Chalid yang dilantik pada Agustus 2026 menggantikan pejabat sebelumnya, Muhammad Matsani, mengajak AMKI untuk bisa berperan serta membantu Kesbangpol dalam menghadapi panasnya eskalasi politik yang sudah mulai memanas belakangan ini.

Kondusivitas Jakarta hingga Persiapan 5 Abad Jakarta Jadi Program Bersama AMKI Jaya dan Kesbangpol DKI

12 September 2026 | 20:26
prabowo-tegaskan-kekuatan-brics-harus-berdampak-nyata

Prabowo Tegaskan Kekuatan BRICS Harus Berdampak Nyata

13 September 2026 | 09:00
Guntur Romli Menduga Ketua Timses Prabowo-Gibran Adalah Jokowi

Guntur Romli Menduga Ketua Timses Prabowo-Gibran Adalah Jokowi

30 November 2023 | 13:11
pakaian-pelindung-kulit-abu-vulkanik

Pakaian Tertutup Lindungi Kulit dari Abu Vulkanik

8 September 2026 | 08:00
ojk-nilai-rekening-massal-strategis-perkuat-literasi-keuangan

OJK Nilai Rekening Massal Strategis Perkuat Literasi Keuangan

13 September 2026 | 12:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved