Kontingen Indonesia mengikuti Team Welcome Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya Port, Jepang, sebagai bagian dari persiapan menuju pertandingan.
Jakarta, CoreNews.id – Kontingen Indonesia mendapat sambutan dalam Team Welcome Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya Port, Jepang, Minggu. Seremoni tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan delegasi sebelum para atlet menjalani pertandingan.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu mengatakan kehadiran kontingen Indonesia di Jepang bukan sekadar untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga membawa nama bangsa sekaligus mempererat persahabatan dengan negara-negara Asia.
“Ini menjadi bagian dari perjalanan Tim Indonesia di Aichi-Nagoya. Kita datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga membawa nama Indonesia dan membangun persahabatan dengan negara-negara Asia lainnya,” ujar Todotua.
Indonesia Resmi Diterima sebagai Kontingen
Dalam seremoni tersebut, delegasi Indonesia mengikuti pengenalan kontingen, pertunjukan budaya Jepang, pengibaran bendera, pemutaran lagu kebangsaan, hingga pertukaran cendera mata.
Todotua mengapresiasi sambutan yang diberikan panitia. Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada kontingen untuk mulai merasakan atmosfer Asian Games sebelum pertandingan dimulai.
“Kami tentu mengapresiasi sambutan yang diberikan panitia. Setelah melalui proses persiapan yang panjang di Indonesia, sekarang kami sudah berada di sini,” katanya.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi dibuka di Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Sabtu. Ajang olahraga tersebut mengusung semangat persahabatan dan perdamaian dengan slogan Imagine One Asia.
Presiden Komite Penyelenggara Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya, Ohmura Hideaki, mengatakan olahraga dapat menjadi sarana mempererat hubungan masyarakat Asia.
Sementara itu, upacara pembukaan mengusung konsep Harmonic Heart Beat. Konsep tersebut menggambarkan persatuan, keramahan, dan hubungan antarmanusia melalui perpaduan musik, seni pertunjukan, teknologi visual, serta pencahayaan 360 derajat.
Panggung berbentuk hati berukuran besar menjadi salah satu elemen utama seremoni yang merepresentasikan persatuan dan hubungan antarmanusia












