Jakarta, CoreNews.id — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu diminta tidak hanya mampu membaca perekonomian Indonesia, melainkan juga memahami perilaku wajib pajak dan menerjemahkannya menjadi keputusan yang tepat. Target penerimaan sangat penting namun lebih penting untuk membangun sistem perpajakan yang kredibel, adil, dan mampu menopang keuangan negara secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Suahasil Nazara selepas melantik 14 pejabat baru di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), (21/9/2026). Ke-14 pejabat tersebut, delapan merupakan pejabat eselon II di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Selain itu, Suahasil Nazara juga melantik dua pejabat untuk mengisi posisi sekretaris dan wakil sekretaris pada Sekretariat Pengadilan Pajak.
Secara keseluruhan, para pejabat baru Kemenkeu yang dilantik hari ini adalah sebagai berikut. 1. Herman Saheruddin – Pejabat Ex-Officio Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan. 2. Ayu Sukorini – Pejabat Ex-Officio Direktur Asesmen Pasar Keuangan, Sistem Pembayaran, dan Lembaga Keuangan Lainnya. 3. Teddy Suhartadi Permadi – Sekretaris Pengadilan Pajak. 4. Bismar Fahlerie – Wakil Sekretaris Pengadilan Pajak. 5. Panca Putra Jaya – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat. 6. Evy Mulyani – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah. 7. Agus Amiwijaya – Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai.
Selanjutnya, 8. Estty Purwadiani Hidayatie – Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi. 9. Adhang Noegroho Adhi – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku. 10. Galih Elham Setiawan – Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. 11. Agung Krisdiyanto – Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan Perpajakan. 12. Sekti Widihartanto – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta. 13. Ihsan Priyawibawa – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Utara. 14. Ani Natalia – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Papua, Papua Barat, dan Maluku.*













