Jakarta, CoreNews.id — Mengonsumsi beberapa suplemen sekaligus dapat menciptakan beban kimia yang tidak mampu ditangani oleh hati dalam waktu yang bersamaan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan metabolit beracun menumpuk di dalam sel hati. Penumpukan tersebut dapat memicu peradangan dan, pada kasus yang lebih serius, menyebabkan cedera hati.
Hal tersebut disampaikan Ahli Gizi Ashley Kitchens dilansir dari laman Eating Well, (24/9/2026). Menurut Ashley kembali, risiko terhadap hati bergantung pada jenis vitamin yang dikonsumsi. Vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C dan vitamin B, akan dikeluarkan dari tubuh ketika dikonsumsi berlebihan. Lalu vitamin yang larut dalam lemak yaitu vitamin A, D, E, dan K, disimpan di hati dan jaringan lemak.
Sementara itu mengkonsumsi vitamin A secara berlebihan dan terus-menerus dapat menyebabkan cedera hati. Untuk menghindari toksisitas, seseorang perlu memastikan suplemen vitamin A yang dikonsumsi tidak melebihi 3000 mikrogram per hari. Angka tersebut merupakan batas atas asupan yang dapat ditoleransi untuk orang dewasa.
Khusus suplemen herbal, juga tidak lebih aman sekalipun berasal dari bahan alami. Hal ini karena banyak suplemen herbal mengandung senyawa tumbuhan dalam konsentrasi tinggì yang dapat menyebabkan kerusakan hati apabila dikonsumsi secara berlebihan. Ketika seseorang mengonsumsi beberapa produk herbal sekaligus atau menggunakannya bersamaan dengan obat resep, maka memiliki peluang sama yaitu dapat meningkatkan risiko penumpukan zat beracun.
Ashley juga memberi contoh suplemen herbal yang perlu diwaspadai jika dikonsumsi terlalu banyak. Suplemen herbal tersebut adalah ekstrak teh hijau. Bila dikonsumsi terlalu banyak, ekstrak teh hijau dapat menyebabkan kerusakan hati.*












