Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Masyarakat Peduli Agraria Kukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Kalimantan Utara

by Irawan Djoko Nugroho
28 September 2026 | 17:35
in Nasional
Menurut Agustianto selepas melakukan pengukuhan Pengurus Propinsi Kaltara, para pengurus baru diharap dapat mengetahui persoalan yang menjadi perhatian MASPERA. Di mana diantaranya adalah ketimpangan penguasaan dan kepemilikan tanah, tumpang tindih perizinan, konflik antara masyarakat dan pelaku usaha, serta sengketa yang melibatkan masyarakat adat. Praktik mafia tanah, lemahnya penegakan hukum, dan kerusakan lingkungan turut menjadi tantangan dalam pengelolaan agraria.

Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah MASPERA Kalimantan Utara dan Empat Kabupaten di Propinsi Kalimantan Utara

Bagikan sekarang:

Tanjung Selor, CoreNews.id — Masyarakat Peduli Agraria (MASPERA) mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah MASPERA Kalimantan Utara dan Empat Kabupaten di Propinsi Kalimantan Utara. Pengukuhan ini dilaksanakan selepas gelaran seminar nasional di Kantor Gubernur Kalimantan Utara dalam rangka memperingati Hari Agraria Nasional ke 66, (26/9/2026).

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPP MASPERA, Associate Professor Agustianto Mingka, M.A, sebagaimana dilansir di Jakarta (28/9/2026). Menurut Agustianto selepas melakukan pengukuhan Pengurus Propinsi Kaltara, para pengurus baru diharap dapat mengetahui persoalan yang menjadi perhatian MASPERA. Di mana diantaranya adalah ketimpangan penguasaan dan kepemilikan tanah, tumpang tindih perizinan, konflik antara masyarakat dan pelaku usaha, serta sengketa yang melibatkan masyarakat adat. Praktik mafia tanah, lemahnya penegakan hukum, dan kerusakan lingkungan turut menjadi tantangan dalam pengelolaan agraria.

Bagi MASPERA, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan kerja sama pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Penataan agraria harus mampu memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi kehidupan masyarakat yang bergantung pada tanah dan hutan.

Agustianto kemudian menekankan arah perjuangan reforma agraria sebagai penataan kembali kepemilikan, penguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah agar lebih adil, produktif, serta berkelanjutan. Kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.

MASPERA juga menempatkan pencegahan dan pemberantasan mafia tanah serta mafia peradilan sebagai agenda organisasi. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola agraria yang bersih dan transparan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang menjalankan kegiatan secara sah.

MASPERA selanjutnya ikut menyatakan dukungan terhadap kolaborasi pengelolaan usaha pascapenyitaan bersama PT Agrinas Palma Nusantara, dengan tujuan agar aset dan kawasan yang telah ditertibkan dapat dikelola secara legal, produktif, transparan, serta memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat.

READ  MASPERA Harap Penegakan Hukum di Lahan Kawasan Hutan Tidak Hanya Sasar Masyarakat Lapangan

“Perhatian terhadap masyarakat oleh MASPERA diwujudkan melalui agenda advokasi, pendampingan penyelesaian sengketa, pendidikan hukum, dan peningkatan kemampuan pemetaan dasar. MASPERA turut mendorong pengembangan hutan sosial dan hutan wakaf produktif untuk mendukung ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga kelestarian lingkungan,” terang Agustianto.*

Tags: Agustianto MingkaMASPERA
Previous Post

MASPERA Harap Penegakan Hukum di Lahan Kawasan Hutan Tidak Hanya Sasar Masyarakat Lapangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

10-lagu-indonesia-viral-2025

10 Lagu Indonesia yang Viral Sepanjang 2025, Nomor 1 Paling Banyak Diputar di Spotify!

27 Desember 2025 | 09:00
Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:59
Aksi Nyata Mahasiswa KKI FT UI Galang Donasi Karhutla Kalimantan dan Bersihkan 117 Kg Sampah

Aksi Nyata Mahasiswa KKI FT UI Galang Donasi Karhutla Kalimantan dan Bersihkan 117 Kg Sampah

28 September 2026 | 11:44
Menurut Agustianto selepas melakukan pengukuhan Pengurus Propinsi Kaltara, para pengurus baru diharap dapat mengetahui persoalan yang menjadi perhatian MASPERA. Di mana diantaranya adalah ketimpangan penguasaan dan kepemilikan tanah, tumpang tindih perizinan, konflik antara masyarakat dan pelaku usaha, serta sengketa yang melibatkan masyarakat adat. Praktik mafia tanah, lemahnya penegakan hukum, dan kerusakan lingkungan turut menjadi tantangan dalam pengelolaan agraria.

Masyarakat Peduli Agraria Kukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Kalimantan Utara

28 September 2026 | 17:35
Menurut Agustianto, Seminar Nasional yang telah diselenggarakan nantinya tidak hanya berhenti pada ruang diskusi, namun dapat melahirkan sebuah rekomendasi konkret. Hasil akhir seminar ini akan dituangkan ke dalam sebuah dokumen resmi bertajuk "Rekomendasi Kalimantan Utara Tentang Penegakan Hukum Agraria dan Kehutanan yang Terintegrasi."

MASPERA Harap Penegakan Hukum di Lahan Kawasan Hutan Tidak Hanya Sasar Masyarakat Lapangan

28 September 2026 | 16:19
IGIC 2026 Pilih Nasaruddin Umar sebagai Presiden IAMI dan Hasilkan Jakarta Understanding

IGIC 2026 Pilih Nasaruddin Umar sebagai Presiden IAMI dan Hasilkan Jakarta Understanding

28 September 2026 | 15:31
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved