Jakarta, CoreNews.id — Hingga kuartal III-2026, total realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel baik Surat Utang Negara (SUN) ritel dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel berdasar data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan telah menembus Rp 124,32 triliun. Generasi Milenial dicatat meraih porsi terbesar dalam seluruh penerbitan SBN Ritel 2026. Pada penerbitan SUN Ritel, proporsi investor milenial berkisar antara 46,8% dan 47,8%. Demikian pula pada penerbitan SBSN Ritel, di mana porsi milenial mendominasi di rentang 49,11% hingga 52,50%.
Secara keseluruhan, raihan SUN dan SBSN hingga Agustus 2026 adalah sebagai berikut. SUN ritel seri ORI029 dan ORI030 mengumpulkan dana sebesar Rp 54,44 triliun. Seri ORI030 menjadi kontributor terbesar dengan capaian penjualan sebesar Rp 40,00 triliun (ORI030T3 senilai Rp 34,00 triliun dan ORI030T6 senilai Rp 6,00 triliun) dan berhasil menarik hingga 102.546 investor. Angka ini meningkat dibanding seri ORI029 pada Februari 2026 yang mengantongi Rp 14,44 triliun dari 42.612 investor.
Untuk SBSN Ritel, dicatat mencapai total Rp 69,88 triliun dari tiga seri penerbitan sepanjang tahun 2026. Seri SR025 yang diselesaikan pada 23 September 2026 mencatatkan rekor penerbitan terbesar di kategori SBSN Ritel tahun ini dengan total Rp 29,77 triliun. Di mana SR025T3 sebesar Rp 24,94 triliun dan SR025T5 sebesar Rp 4,83 triliun. Selain itu juga menarik 93.548 investor. Pemerintah sebelumnya juga berhasil menyerap dana masyarakat masing-masing sebesar Rp 17,49 triliun dari seri Sukuk Ritel SR024 pada April 2026 dan Rp 22,62 triliun dari Sukuk Tabungan ST016 pada Juni 2026.*













