Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

5 Kandungan Nutrisi dalam Buah Sawo, Kaya Antioksidan

by Miroji
11 Oktober 2023 | 14:48
in Gaya Hidup
5 Kandungan Nutrisi dalam Buah Sawo, Kaya Antioksidan

sumber foto: istimewa

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Sawo atau sawo manila adalah buah yang berasal dari Amerika Tengah, namun mudah didapat di Indonesia. Sawo memiliki rasa manis dan segar, serta tekstur yang lembut. Buah sawo ternyata salah satu buah mengandung antioksidan baik bagi tubuh. Selain itu kandungan gula di dalam sawo aman bagi penderita diabetes, tentunya mengonsumsinya tidak berlebih. Berikut kandungan nutrisi dalam buah sawo seperti dikutip dari majalah “Sedap / ED 10 2017” (2017) karya Sedap terbitan PT Gramedia Pustaka Utama.

1. Gula buah. Gula buah pada buah sawo merupakan zat gizi utama. Kandungan gula yang tinggi namun tetap boleh dimakan oleh penderita diabetes. Kelebihan gula juga diimbangi oleh serat, antioksidan, zat-zat fitokimia yang bermanfaat mengendalikan kadar gula darah.

2. Antioksidan. Getah sawo dalam kadar sedikit sebetulnya adalah antioksidan yang bermanfaat menjaga kesehatan pencernaan dan meremajakan kulit. Antioksidan juga didapat dalam kandungan vitamin C yang membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif, dapat menyebabkan penyakit.

3. Vitamin. Buah sawo mengandung 30 persen vitamin C, nutrisi yang diperlukan untuk produksi kolagen, dan fungsi kekebalan tubuh. Selain itu tedapat vitamin A, asam folat, dan vitamin B.

4. Mineral. Mineral utama pada sawo adalah kalium, mineral ini berguna untuk mengendalikan tekanan darah tinggi.

5. Senyawa tumbuhan yang kuat. Sejumlah komponen bioaktif telah diisolasi dari buah sawo termasuk triterpen dan polifenol seperti tanin dan flavonoid. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi polifenol seperti asam galat dan quercetin dapat mengurangi risiko sejumlah penyakit kronis mulair dari penyakit jantung hingga diabetes tipe 2.

READ  Hindari Kebiasaan yang Bikin Mobil Cepat Rusak
Previous Post

Presiden Jokowi di KTT AIS: “Lautan Bukanlah Pemisah”

Next Post

Negara-Negara Arab Dukung Perjuangan Palestina

Next Post
Negara-Negara Arab Dukung Perjuangan Palestina

Negara-Negara Arab Dukung Perjuangan Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:59
Tiba di London, Presiden Prabowo Disambut Hangat Pelajar Indonesia

Tiba di London, Presiden Prabowo Disambut Hangat Pelajar Indonesia

19 Januari 2026 | 16:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved