Jakarta, CoreNews.id – CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga di bawah level 5.000 menjadi peluang investasi jangka panjang. Danantara mencermati saham-saham BUMN yang memiliki fundamental bisnis kuat dan valuasi menarik.
“Kita melihat kembali valuasi perusahaan-perusahaan kita sangat baik, sangat solid, dan valuasinya juga boleh dibilang menjadi sangat murah,” ujar Rosan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/10/2026).
Ia mencontohkan sektor perbankan yang dinilai menarik dari sisi valuasi dan potensi dividen. Rosan menyebut imbal hasil dividen saham Bank Mandiri berpotensi mencapai sekitar 16 persen.
“Selama valuasinya menarik, kemudian fondasi BUMN kita juga kuat, saham-saham kita baik. Kita melihatnya ini sebagai kesempatan untuk kita masuk secara bertahap,” katanya. Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 5,05 persen ke level 4.923,26 pada perdagangan sesi pertama, Senin (19/10/2026), turun 261,84 poin dari penutupan sebelumnya. Danantara menegaskan keputusan investasi akan













