Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Indonesia Raih 15 Emas, Lampaui Target Asian Para Games

by Teguh Imam Suyudi
26 Oktober 2026 | 15:00
in Olah Raga
atlet-indonesia-asian-para-games-2026-nagoya

Asian Para Games 2026 (Dok. Kemenpora)

Bagikan sekarang:

Kontingen Indonesia mengoleksi 73 medali dan finis di peringkat kedelapan Asian Para Games 2026. Prestasi ini melampaui target pemerintah dan menjadi modal menghadapi kompetisi internasional berikutnya.

Jakarta, CoreNews.id — Kontingen Indonesia berhasil meraih 15 medali emas pada Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Hasil tersebut lebih dari dua kali lipat target awal pemerintah yang menetapkan tujuh medali emas.

Secara keseluruhan, Indonesia membawa pulang 73 medali, terdiri atas 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu. Capaian itu menempatkan Indonesia di posisi kedelapan klasemen akhir kompetisi olahraga atlet penyandang disabilitas tingkat Asia tersebut.

Boccia Sumbang Empat Medali Emas

Cabang olahraga boccia menjadi salah satu penyumbang utama prestasi Indonesia dengan raihan empat medali emas. Sementara itu, para atletik menyumbangkan tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu, sehingga menjadi cabang dengan perolehan medali terbanyak.

Para renang juga menyumbang tiga emas, empat perak, dan dua perunggu. Adapun para bulu tangkis meraih tiga emas, tiga perak, dan enam perunggu.

Medali emas terakhir Indonesia datang dari nomor beregu campuran BC1/BC2 cabang boccia. Tim yang diperkuat Muhammad Syafa, Gischa Zayana, dan Felix Ardi Yudha mengalahkan Thailand dengan skor 11-3 pada hari terakhir pertandingan.

Pembinaan Atlet Jadi Evaluasi

Chef de Mission kontingen Indonesia, Reda Manthovani, 26/10/2026, mengapresiasi kerja sama atlet, pelatih, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, dan seluruh pihak pendukung.

“Meski melampaui target, Indonesia masih perlu memperkuat persiapan atlet,” katanya dikutip dari pemberitaan sejumlah media nasional. Reda menyoroti kondisi fisik sebagai salah satu aspek yang perlu ditingkatkan, terutama bagi atlet yang belum memperoleh medali emas.

Ke depan, Indonesia akan mempersiapkan diri menghadapi ASEAN Para Games 2027 di Malaysia dan Paralimpiade Los Angeles 2028. Evaluasi serta pembinaan berkelanjutan diharapkan membantu atlet meningkatkan prestasi pada ajang berikutnya.

READ  Menang Lawan Kuwait, Timnas U-17 Optimis ke Final Piala Asia 2025
Tags: Asian Para Games 2026NPC IndonesiaPrestasi Atlet Indonesia
Previous Post

PEVS 2026 Hadirkan 38 Merek, Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik

Next Post

Pembangunan PLTN Terus Meningkat di Dunia

Next Post
Menurut Birol, Badan Energi Internasional (IEA) mencatat kapasitas PLTN yang sedang dibangun secara global mencapai 99 gigawatt (GW). Salah satu faktor meningkatnya minat terhadap pengembangan PLTN adalah meningkatnya kebutuhan listrik. Pembangkit nuklir memungkinkan negara menghasilkan listrik di dalam negeri sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri.

Pembangunan PLTN Terus Meningkat di Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

PEVS 2026 Hadirkan 38 Merek, Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik

PEVS 2026 Hadirkan 38 Merek, Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik

25 Oktober 2026 | 18:13
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
pertamina-perkuat-pasokan-distribusi-bbm-indonesia

Pertamina Perkuat Pasokan BBM untuk Masyarakat Indonesia

25 Oktober 2026 | 13:00
Profil Siti Hajar, Istri Nabi Ibrahim AS

Profil Siti Hajar, Istri Nabi Ibrahim AS

13 Februari 2025 | 20:28
atlet-indonesia-asian-para-games-2026-nagoya

Indonesia Raih 15 Emas, Lampaui Target Asian Para Games

26 Oktober 2026 | 15:00
Menurut Firman, penurunan GWM sebesar satu poin persentase diperkirakan dapat menambah likuiditas perbankan sekitar Rp90 triliun. Kebijakan ini ditempuh untuk menyeimbangkan likuiditas di pasar uang dan perbankan di tengah pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan dana pihak ketiga (DPK).

BI Turunkan GWM 2 Persen

23 Oktober 2026 | 16:49
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved