Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

by Teguh Imam Suyudi
29 Oktober 2026 | 20:00
in Humaniora
menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

Direktur Bina Infrastruktur dan Tenaga Pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Teguh Djatmiko (Foto: Rendy/Topbusiness)

Bagikan sekarang:

Pengembangan kompetensi manusia serta pemanfaatan kecerdasan buatan menjadi kunci peningkatan produktivitas dan daya saing perusahaan.

Jakarta, CoreNews.id — Perusahaan tidak lagi bisa mengandalkan modal, mesin, dan teknologi untuk memenangkan persaingan bisnis. Pengembangan kompetensi manusia justru menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan organisasi.

Direktur Bina Infrastruktur dan Tenaga Pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Teguh Djatmiko, mengatakan perusahaan perlu menempatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian integral dari strategi bisnis.

Menurut Teguh, keunggulan perusahaan pada era persaingan modern semakin ditentukan oleh kompetensi manusia dan konsistensi organisasi dalam membangun budaya kerja unggul.

“Perusahaan yang investasi ke manusia berarti investasi ke masa depan,” kata Teguh dalam acara puncak TOP Human Capital Awards 2026 di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Ia juga menekankan perlunya perubahan cara mengukur keberhasilan program pelatihan karyawan. Organisasi, menurut dia, tidak cukup hanya menghitung jumlah peserta pelatihan, tetapi perlu menilai dampaknya terhadap kinerja perusahaan.

“Keberhasilan pelatihan pun tak lagi diukur dari jumlah peserta, tetapi dari dampaknya ke kinerja perusahaan,” ujarnya.

AI Mengubah Cara Kerja dan Produktivitas

Pandangan serupa mengenai pentingnya pengembangan SDM disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM) Indonesia, Dudi Arisandi. Ia menyoroti pengaruh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin kuat terhadap fungsi human capital dan cara perusahaan mengelola pekerjaan.

Dudi menilai, perkembangan AI mendorong organisasi untuk merumuskan kembali pendekatan terhadap produktivitas. Kolaborasi antara manusia dan teknologi akan menjadi bagian penting dalam proses kerja.

“Produktivitas kini dimaknai sebagai human plus AI,” kata Dudi.

Dalam model tersebut, manusia berperan memberikan konteks dan arahan, sedangkan AI membantu menerjemahkan kebutuhan tersebut menjadi pekerjaan yang dapat dijalankan, termasuk analisis dan pemrograman atau coding.

Perubahan ini menuntut perusahaan mempersiapkan karyawan agar mampu bekerja berdampingan dengan teknologi. Penguasaan keterampilan baru, kemampuan beradaptasi, dan budaya belajar berkelanjutan menjadi semakin penting.

READ  NUS Innovation Forum Jakarta: Kolaborasi RI-Singapura di Bidang AI dan Deep Tech

Human Capital Harus Selaras dengan Strategi Bisnis

TOP Human Capital Awards 2026 diselenggarakan Majalah TopBusiness. Ajang tersebut mengusung tema “Unlocking Human Potential for Sustainable Business Excellence“.

“Sebanyak 142 perusahaan mengikuti kegiatan tahun ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar 7 persen dibandingkan penyelenggaraan pada 2025,” ungkap Ketua Penyelenggara TOP Human Capital Awards 2026, sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah TopBusiness, M. Lutfi Handayani, MM, MBA.

Ketua Penyelenggara TOP Human Capital Awards 2026 M. Lutfi Handayani, MM, MBA

Penilaian mencakup enam aspek utama, yakni kepemimpinan strategis human capital, pengelolaan potensi dan talenta, pembelajaran dan keterampilan masa depan, pengalaman karyawan dan budaya berkinerja tinggi, digitalisasi human capital dan pemanfaatan AI, serta dampak bisnis dan keberlanjutan.

Keenam aspek tersebut mencerminkan perubahan peran fungsi human capital. Pengelolaan SDM tidak lagi sebatas administrasi kepegawaian, tetapi juga mencakup pengembangan kapabilitas yang mendukung pencapaian tujuan bisnis.

Di tengah perubahan teknologi, perusahaan juga perlu memastikan pemanfaatan AI dan data dilakukan secara bertanggung jawab, dengan memperhatikan privasi, keamanan, akuntabilitas, serta pengawasan manusia.

“Pengukuran dampak program human capital menjadi penting agar investasi pengembangan karyawan dapat dievaluasi dan diperbaiki secara berkelanjutan,” tutur Ketua Dewan Juri TOP Human Capital Awards 2026, Prof. Budi Widjaja Soetjipto, SE, MBA, PhD.

Dengan demikian, tantangan perusahaan bukan sekadar mengadopsi teknologi atau menyelenggarakan pelatihan, melainkan memastikan keduanya benar-benar meningkatkan kompetensi manusia, produktivitas, dan daya saing organisasi.

Tags: Human Capitalpengembangan SDMTOP Human Capital Awards 2026
Previous Post

JBA Perkenalkan bidwin, Platform Lelang Elektronik Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
ISFEX 2026 Perkuat Kolaborasi Brand dan Komunitas untuk Dorong Industri Olahraga

ISFEX 2026 Perkuat Kolaborasi Brand dan Komunitas untuk Dorong Industri Olahraga

29 Oktober 2026 | 17:35
jba-luncurkan-bidwin-perluas-pasar-lelang-elektronik

JBA Perkenalkan bidwin, Platform Lelang Elektronik Digital

29 Oktober 2026 | 18:00
Sebagai informasi, perubahan status indeks pasar modal oleh MSCI akan memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan dana global dan stabilitas makroekonomi suatu negara. Demikian pula jika kategori diturunkan dari Emerging Market menjadi Standalone Market, maka akan memiliki dampak yang ekstrem dibanding bila Indonesia tetap bertahan di status Emerging Market.

Adaptif dan Agile, Strategi OJK Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

28 Oktober 2026 | 17:32
Cara Membuat Surat Keterangan Belum Menikah

Cara Membuat Surat Keterangan Belum Menikah

2 Oktober 2025 | 18:00
5-kebiasaan-finansial-stabil-2026-ifg-life

Literasi Asuransi Indonesia Tertinggal dari Inklusi Keuangan

27 Oktober 2026 | 08:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved