Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Literasi Asuransi Indonesia Tertinggal dari Inklusi Keuangan

by Teguh Imam Suyudi
27 Oktober 2026 | 08:00
in Gaya Hidup
5-kebiasaan-finansial-stabil-2026-ifg-life

Ilustrasi Mengelola Keuangan (Gambar: Dok. IFG Life)

Bagikan sekarang:

Indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,61%, tetapi literasi keuangan baru 69,57%. Kesenjangan ini menunjukkan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap perlindungan finansial.

Jakarta, CoreNews.id – Akses masyarakat Indonesia terhadap layanan keuangan semakin luas. Namun, tingginya akses tersebut belum sepenuhnya diikuti pemahaman mengenai cara mengelola keuangan dan melindungi diri dari risiko finansial.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,61%. Sementara itu, indeks literasi keuangan tercatat 69,57%.

Data tersebut memperlihatkan kesenjangan antara akses terhadap layanan keuangan dan kemampuan masyarakat memahami manfaatnya.

Literasi asuransi menjadi tantangan

Di sektor perasuransian, kesenjangan tersebut terlihat dari indeks inklusi sebesar 29,55%, sedangkan indeks literasi mencapai 42,84%.

Angka ini menunjukkan bahwa pemahaman mengenai asuransi belum sepenuhnya tercermin dalam kepemilikan produk perlindungan.

Survei IFG Progress terhadap responden berusia 18–25 tahun, yang mayoritas mahasiswa, juga memperlihatkan tantangan tersebut. Sebanyak 96% responden mengetahui produk tabungan dan 94% telah memilikinya. Sebaliknya, hanya 34,5% responden mengetahui produk asuransi dan 9% memilikinya.

Padahal, risiko seperti sakit, kecelakaan, dan kehilangan penghasilan dapat mengganggu kondisi keuangan keluarga.

Tanpa perlindungan yang memadai, masyarakat berpotensi menguras tabungan atau menjual aset untuk menutupi biaya tak terduga.

Proteksi perlu masuk perencanaan keuangan

Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, 26/10/2026, mengatakan inklusi keuangan seharusnya tidak hanya diukur dari akses masyarakat terhadap produk keuangan, tetapi juga dari kemampuan memahami dan memilih perlindungan sesuai kebutuhan.

Menurut dia, asuransi bukan pengganti tabungan atau investasi. Proteksi berfungsi membantu mengurangi dampak finansial ketika risiko terjadi.

READ  Kolaborasi Bank–Pindar Buka Keran Kredit Baru

Karena itu, pemahaman mengenai perlindungan perlu dibangun sejak dini agar masyarakat dapat merencanakan keuangan secara lebih matang.

IFG Life menyatakan terus mendorong literasi keuangan dan kesadaran masyarakat mengenai perlindungan jiwa dan kesehatan, termasuk melalui solusi perlindungan penyakit kritis dan perencanaan pensiun.

Pemahaman yang lebih baik diharapkan membantu masyarakat menjaga stabilitas keuangan sekaligus mencapai tujuan jangka panjang, seperti pendidikan anak dan kesejahteraan keluarga.

Tags: Inklusi Keuanganliterasi asuransiPerencanaan Keuangan
Previous Post

2.938 Personel Polda Metro Jaya Dikerahkan Dalam Operasi Patuh Jaya

Next Post

Laba BUMN Naik 18,4 Persen Berkat Transformasi

Next Post
Logo Danantara

Laba BUMN Naik 18,4 Persen Berkat Transformasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

negara miskin dunia

10 Negara Termiskin di Dunia per Januari 2025

31 Januari 2025 | 21:47
alasan-perlu-berasuransi

Prudential Indonesia Dorong Perempuan Kembangkan Karier Finansial

24 Oktober 2026 | 09:00
pertamina-perkuat-pasokan-distribusi-bbm-indonesia

Pertamina Perkuat Pasokan BBM untuk Masyarakat Indonesia

25 Oktober 2026 | 13:00
atlet-indonesia-asian-para-games-2026-nagoya

Indonesia Raih 15 Emas, Lampaui Target Asian Para Games

26 Oktober 2026 | 15:00
PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) resmi mengangkat Ronny Hertantyo Raharjo sebagai Direktur Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) (30/7/2024)

PT Citra Borneo Utama Tbk Resmi Angkat Ronny Hertantyo Sebagai Direktur Utama

31 Juli 2024 | 10:45
kemnaker-reward-perusahaan-sertifikasi-maganghub

Pelatihan Vokasi Kemnaker Buka Peluang Kerja bagi Korban PHK

24 Oktober 2026 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved