Kemenangan Abdul El-Sayed menjadi sorotan setelah mencatat sejarah sebagai Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Senat Amerika Serikat. Sejumlah politikus Muslim lainnya juga berhasil memperoleh kursi di Kongres dan senat negara bagian.
Jakarta, CoreNews.id – Sedikitnya 10 politikus Muslim berhasil memenangkan kursi dalam pemilihan sela atau midterm elections Amerika Serikat (AS) yang berlangsung pada Selasa (3/11/2026).
Mereka terdiri dari tujuh politikus yang terpilih menjadi anggota Kongres AS dan tiga lainnya memenangkan kursi di senat negara bagian.
Salah satu kemenangan yang menjadi sorotan adalah Abdul El-Sayed. Politikus Partai Demokrat itu mencatat sejarah sebagai Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Senat AS setelah mengalahkan kandidat Partai Republik Mike Rogers di Michigan.
Menurut laporan Reuters, El-Sayed merupakan mantan pejabat kesehatan masyarakat berusia 42 tahun. Dalam kampanyenya, ia mengusung agenda layanan kesehatan universal, penurunan biaya hidup, serta mengkritik bantuan militer AS kepada Israel. Reuters+1
Siapa saja politikus Muslim yang terpilih?
Di DPR AS, Adam Hamawy memenangkan pemilihan di New Jersey dan menjadi Muslim pertama yang mewakili negara bagian tersebut di Kongres.
Darializa Avila Chevalier juga berhasil memenangkan kursi dari New York. Ia tercatat sebagai perempuan Muslim Latina pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres.
Sementara itu, Rashida Tlaib dari Michigan, Ilhan Omar dari Minnesota, Andre Carson dari Indiana, dan Lateefah Simon dari California berhasil mempertahankan kursi mereka.
Di tingkat negara bagian, tiga politikus Muslim yang dilaporkan menang adalah Aber Kawas di New York, Abbas Alawieh di Michigan, dan Nabeela Syed di Illinois.
Kawas merupakan aktivis keturunan Palestina-Amerika. Alawieh dikenal sebagai salah satu pendiri gerakan Uncommitted dalam pemilihan presiden AS 2024. Adapun Syed sebelumnya merupakan anggota DPR Negara Bagian Illinois.
Representasi Muslim semakin terlihat
Kemenangan para politikus tersebut menambah keterwakilan Muslim dalam lembaga legislatif AS.
Laporan media internasional menyebut hasil pemilu ini sebagai perkembangan penting bagi partisipasi politik komunitas Muslim dan Arab-Amerika di Amerika Serikat. Hasil sejumlah pemilihan masih menunggu pengesahan resmi.













