Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Riset: Pendidikan Formal Tak Berguna Dalam Pekerjaan Terkait Keamanan Siber

by Teguh Imam Suyudi
9 Februari 2024 | 17:00
in Tekno
Ilustrasi Keamanan Siber

Ilustrasi Keamanan Siber (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Di tengah kekurangan tenaga profesional keamanan siber, para ahli keamanan informasi (InfoSec) mempertanyakan relevansi pendidikan formal yang mereka terima.

Penelitian global baru Kaspersky mengungkapkan bahwa satu dari dua profesional keamanan siber tidak dapat memastikan manfaat dari masa akademis yang dienyam dalam membantu mereka menjalankan profesinya.

“Akibatnya, para ahli ini harus menginvestasikan sumber daya mereka dalam pelatihan lebih lanjut guna mengatasi lanskap ancaman yang terus berkembang dan mengikuti perkembangan industri,” dikutip dari rilis Kaspersky, 09/02/2024.

Menurut ISC2, organisasi profesional keamanan siber terkemuka di dunia, tenaga kerja keamanan siber yang ada perlu lebih tumbuh hampir dua kali lipat agar dapat beroperasi dengan kapasitas penuh dan mendukung perekonomian global. Untuk mengeksplorasi akar penyebab kekurangan keterampilan keamanan siber saat ini dan kurangnya profesional InfoSec, Kaspersky melakukan penelitian[1] global yang melihat lebih dekat aspek pendidikan dari masalah ini dan pengaruhnya terhadap jalur karir para ahli tersebut.

Banyak pakar InfoSec menyatakan bahwa sistem pendidikan tidak berhubungan dengan realitas keamanan siber, sehingga mengakibatkan kurangnya penerapan dalam pengalaman kerja di kehidupan nyata: hampir semua profesional berpendapat bahwa pengetahuan yang diajarkan di pendidikan formal agak (14%), sedikit (13%) berguna atau tidak berguna sama sekali (24%) dalam menjalankan profesinya.


[1] Penelitian ini dilakukan terhadap 1.012 profesional InfoSec di 29 negara: AS, DACH (Jerman, Austria, Swiss), Inggris, Prancis, Italia, Spanyol, Benelux (Belgia, Belanda, dan Luksemburg), Brasil, Meksiko, Argentina, Kolombia, dan Chili, Arab Saudi, UEA, Turki, Afrika Selatan, Nigeria, Mesir, India, Jepang, Cina, Malaysia, Singapura, Indonesia, Rusia.

READ  Indonesia Jadi Target Utama Serangan Exploit dan RDP di Asia Tenggara
Tags: KasperskyKeamanan Siber
Previous Post

Perayaan Tradisi Imlek: Memahami Awal Mula dan Maknanya di Negeri China

Next Post

Sambut Tahun Baru Imlek dengan Kemeriahan di 5 Klenteng Terbaik di Jakarta

Next Post
Sambut Tahun Baru Imlek dengan Kemeriahan di 5 Klenteng Terbaik di Jakarta

Sambut Tahun Baru Imlek dengan Kemeriahan di 5 Klenteng Terbaik di Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

transaksi-alto-network-tumbuh-96-persen-kolaborasi-digital

Transaksi ALTO Network Melonjak 96 Persen, Perkuat Kolaborasi

4 Oktober 2026 | 17:00
dsi-perkuat-ekosistem-ekspor-komoditas-strategis-nadi

DSI Perkuat Ekosistem Ekspor Komoditas Strategis

1 Oktober 2026 | 21:00
Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

1 Oktober 2025 | 14:56
dompet-dhuafa-chubb-life-perkuat-literasi-keuangan-umkm

Dompet Dhuafa dan Chubb Life Edukasi Ibu Pegiat UMKM

3 Oktober 2026 | 17:00
prof-bahrullah-akbar-resmi-pimpin-iarmi-2025-2030

Prof. Bahrullah Akbar Resmi Pimpin IARMI 2025-2030

29 September 2026 | 14:00
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Enam Kodam Baru Dibentuk

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Enam Kodam Baru Dibentuk

5 Oktober 2026 | 13:04
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved