Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Sumpah Balas Dendam Israel ke 3 Negara yang Akui Palestina

by Miroji
25 Mei 2024 | 11:58
in Internasional
hamas-israel-mulai-pertukaran-tahanan-sebelum-ktt-gaza

Palestina-Israel (Foto: Dok. AP)

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Pemerintah Israel bersumpah akan membalas keputusan negara-negara yang baru-baru ini mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Sebagaimana diketahui, negara yang baru mengakui Palestina itu ialah Irlandia, Norwegia, dan Spanyol.

Pengakuan ketiga negara itu terhadap Palestina sebagai sebuah negara akan secara resmi dilakukan pada 28 Mei 2024. Ketiga negara itu juga mendukung keputusan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas dugaan kejahatan perang di Gaza.

Jerman juga menjadi salah satu negara yang menyatakan kepatuhannya terhadap surat perintah penangkapan ICC terhadap Netanyahu. Namun, langkah ini yang membuat Israel kemudian berang, dan turut bersumpah membalas tindakan negara yang juga mengakui Palestina sebagai sebuah negara.

“Israel tidak akan melupakan atau memaafkan negara-negara yang mengakui Palestina setelah serangan Hamas tahun lalu (7 Oktober 2023),” ucap Duta Besar Israel untuk Jerman Ron Prosor dikutip dari Shafaq News, Jumat (24/5/2024).

Prosor menganggap, langkah yang dilakukan negara-negara Eropa itu hanya akan memberikan angin segar kepada Hamas bahwa ada yang mendukung mereka. Ia menyebut Hamas dengan istilah teroris.

Ia turut mengomentari langkah Jerman yang menyatakan kepatuhan terhadap keputusan ICC terhadap Netanyahu. Prosor melalui cuitannta di akun X mengatakan bahwa keputusan pemerintah Jerman itu keterlaluan, sambil mengungkapkannya dalam bahasa Inggris dan Jerman.

Prosor mempertanyakan keputusan Jaksa ICC Karim Khan, karena menyamakan pemerintahan Israel yang ia klaim demokratis dengan pemerintahan Hamas di Gaza. Langkah ICC itu ia anggap menjelekkan dan mendelegitimasi Israel dan orang-orang Yahudi. Dia juga menyebut Jaksa ICC itu sudah benar-benar kehilangan pedoman moralnya.

READ  Turki Kirim Kapal “Kebaikan” ke-17 Bawa 900 Ton Bantuan untuk Gaza
Tags: Palestina
Previous Post

Megawati Tetapkan Posisi PDIP di Era Pemerintahan Prabowo

Next Post

Kemenhub Tegur dan Tindak Tegas Garuda Indonesia Agar Perbaiki Layanan Haji 2024

Next Post
Kemenhub Tegur dan Tindak Tegas Garuda Indonesia Agar Perbaiki Layanan Haji 2024

Kemenhub Tegur dan Tindak Tegas Garuda Indonesia Agar Perbaiki Layanan Haji 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

26 Agustus 2026 | 12:56
perairan-buru-konservasi

Perairan Pulau Buru Jadi Kawasan Konservasi Baru

26 November 2025 | 17:00
PT Mitra Adiperkasa Tbk

MAPI Meraih Hasil Solid untuk Tahun 2023

29 Maret 2024 | 09:00
akibat-pamer-riya-ulama-dermawan-masuk-neraka

Masuk Neraka Akibat Pamer dan Riya

10 Juni 2025 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved