Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kejam! Tentara Israel Ikat Pria Palestina yang Terluka di Kap Mobil

by Miroji
24 Juni 2024 | 16:11
in Internasional
Kejam! Tentara Israel Ikat Pria Palestina yang Terluka di Kap Mobil
Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Tentara Israel mengikat seorang pria Palestina yang terluka di kap mesin sebuah jeep militer saat melakukan penggerebekan di kota Jenin, Tepi Barat yang diduduki, pada Sabtu (22/6/2024).

Video yang beredar di media sosial dan telah diverifikasi oleh Reuters menunjukkan seorang penduduk Palestina dari Jenin, Mujahed Azmi, berada di atas jeep yang melintasi dua ambulans.

Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengatakan bahwa pasukannya ditembaki dan terjadi baku tembak, yang menyebabkan seorang tersangka terluka dan ditangkap. Namun, pernyataan tersebut juga mengakui bahwa para tentara melanggar protokol militer.

“Tersangka diangkut oleh pasukan dalam keadaan terikat di atas kendaraan,” bunyi pernyataan itu.

Militer menyatakan bahwa “tindakan pasukan dalam video kejadian tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai” militer Israel dan bahwa insiden ini akan diselidiki dan ditindaklanjuti. Orang tersebut kemudian dipindahkan ke tenaga medis untuk perawatan, tambah pihak militer.

Reuters mampu mencocokkan lokasi dari rekaman yang dikonfirmasi dan diverifikasi di media sosial yang menunjukkan sebuah kendaraan mengangkut seseorang yang terikat di atas kendaraan di Jenin. Tanggalnya dikonfirmasi oleh seorang saksi mata yang diwawancarai oleh Reuters.

Menurut keluarga Azmi, terjadi penggerebekan penangkapan dan dia terluka selama penggerebekan tersebut. Ketika keluarga meminta ambulans, tentara membawa Mujahed, mengikatnya di kap mesin dan membawanya pergi.

Kekerasan di Tepi Barat, yang sudah meningkat sebelum perang Israel-Hamas di Gaza, semakin meningkat sejak saat itu dengan penggerebekan tentara yang sering dilakukan terhadap kelompok militan, serangan oleh pemukim Yahudi di desa-desa Palestina, dan serangan mematikan di jalanan Palestina.

READ  Gelombang Pengakuan Palestina Meluas Jelang Sidang Umum PBB
Tags: Palestina
Previous Post

6 Bandara Siap Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Ini Jadwalnya

Next Post

2 Tawaran PKS untuk Anies Jika Ingin Diusung di Pilgub Jakarta

Next Post
2 Tawaran PKS untuk Anies Jika Ingin Diusung di Pilgub Jakarta

2 Tawaran PKS untuk Anies Jika Ingin Diusung di Pilgub Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

12 Oktober 2026 | 15:45
Sebagai informasi, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta. Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah: Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan

Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Sudah Terjadi Sejak 2022

15 Oktober 2026 | 11:38
Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Santri Harus Menguasai Kitab Sekaligus Teknologi

Jaga Integritas Ilmiah di Era Kecerdasan Artifisial, Prof Tholabi Dorong Pembaruan Etika Akademik Perguruan Tinggi

15 Oktober 2026 | 15:38
Tukar Guling! Maruli Wakil Panglima TNI, Tandyo KSAD

Tukar Guling! Maruli Wakil Panglima TNI, Tandyo KSAD

15 Oktober 2026 | 16:47
Prabowo Tegaskan Perkuat Pertahanan Nasional di Tengah Geopolitik Tak Menentu

Pengamat Nilai Reshuffle Prabowo Tepat untuk Konsolidasi Kekuasaan

14 Oktober 2026 | 16:51
Menurut Sodik, penyelenggaraan Grand BAZNAS Awards 2026 merupakan bagian dari implementasi Asta Stratas dan Asta Prioritas BAZNAS 2026–2031, khususnya dalam membangun ekosistem yang produktif dan kolaboratif, memperkuat jaringan dan kolaborasi, serta mendorong perbaikan dan inovasi dalam manajemen BAZNAS.

100 Penggerak Zakat Terbaik Dapat Penghargaan BAZNAS Melalui Grand BAZNAS Awards 2026

16 Oktober 2026 | 11:19
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved