Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Merekontruksi Visi IAEI Ke Arah Yang Benar, Sebuah Catatan Kecil Menjelang Muktamar

by Irawan Djoko Nugroho
24 Januari 2025 | 21:31
in Ekonomi
Secara keseluruhan, untuk mengembalikan visi IAEI sebagai pilar dakwah dan pembangunan ekonomi Islam, dibutuhkan upaya yang komprehensif dan terkoordinasi antara berbagai pihak. IAEI harus kembali pada esensinya sebagai organisasi yang tidak hanya mengembangkan ilmu ekonomi syariah, tetapi juga berfungsi sebagai agen perubahan dalam menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan

Ilustrasi: Visi Misi

Bagikan sekarang:

CoreNews.id — Mengembalikan visi Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) sebagai pilar dakwah dan pembangunan ekonomi Islam menjadi sebuah langkah penting untuk memperkuat posisi ekonomi Islam di tengah tantangan zaman. Sejak didirikan, IAEI memiliki tujuan untuk memajukan pemahaman dan praktik ekonomi yang berlandaskan pada prinsip-prinsip syariah.

Namun dalam perjalanannya, peran strategis organisasi ini sering kali terlupakan atau tergeser oleh berbagai dinamika ekonomi yang lebih berbasis sistem konvensional. Untuk itu, penting bagi IAEI untuk kembali fokus pada visi awalnya, yaitu menjadi garda terdepan dalam dakwah ekonomi Islam serta mendorong pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Visi Awal IAEI Sebagai Pilar Dakwah Dan Mendorong Pembangunan Ekonomi Islam

Visi IAEI sebagai pilar dakwah dapat dipahami sebagai upaya untuk memperkenalkan dan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks pribadi, masyarakat, maupun global. Ekonomi Islam bukan hanya sekadar sistem keuangan, tetapi juga sebuah cara pandang yang menekankan keadilan, keberlanjutan, dan kesejahteraan umat.

Dalam konteks ini, dakwah ekonomi Islam menjadi penting karena dapat menyentuh aspek-aspek kehidupan yang lebih luas, tidak hanya terkait dengan ibadah, tetapi juga dengan aktivitas ekonomi yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, IAEI perlu kembali menegaskan perannya sebagai jembatan antara ilmu ekonomi syariah dan masyarakat luas dalam memperkenalkan prinsip-prinsip tersebut.

Dalam hal pembangunan ekonomi Islam, IAEI harus berperan aktif dalam menciptakan solusi bagi permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh umat. Dengan berbagai tantangan global seperti ketimpangan ekonomi, kemiskinan, dan ketidakadilan sosial, ekonomi Islam menawarkan alternatif yang lebih adil dan berkeadilan.

Salah satu langkah nyata yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan lembaga-lembaga keuangan syariah yang lebih efektif dan efisien, serta memperkuat sektor ekonomi riil yang berbasis pada prinsip syariah. IAEI, dengan jaringan anggotanya yang terdiri dari berbagai ahli ekonomi, dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan sistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

READ  PPN Format Ulang SPBU Jadi Layanan One-Stop Solution

Selain itu, IAEI juga perlu memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun lembaga internasional, untuk mendorong kebijakan ekonomi yang berpihak pada prinsip-prinsip syariah.

Dalam konteks ini, IAEI dapat berfungsi sebagai penghubung antara akademisi, praktisi, dan pengambil kebijakan dalam merumuskan kebijakan yang dapat mendukung pengembangan ekonomi Islam di Indonesia dan dunia. Melalui riset yang mendalam, seminar, dan konferensi, IAEI dapat menjadi pusat penyebaran ide dan solusi berbasis ekonomi Islam yang dapat diterima secara luas oleh masyarakat.

Diperlukan Gerakan Edukasi dengan Melibatkan Generasi Muda

Tak kalah penting, untuk mengembalikan visi IAEI sebagai pilar dakwah dan pembangunan ekonomi Islam, perlu adanya upaya untuk mengedukasi dan melibatkan generasi muda dalam pengembangan ekonomi Islam.

Pendidikan dan pelatihan di bidang ekonomi syariah harus lebih diprioritaskan, agar muncul pemikir-pemikir muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam bidang ekonomi, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung dalam prinsip ekonomi Islam. IAEI dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk mencetak profesional yang memiliki integritas tinggi dan komitmen terhadap penerapan ekonomi Islam dalam kehidupan mereka.

Secara keseluruhan, untuk mengembalikan visi IAEI sebagai pilar dakwah dan pembangunan ekonomi Islam, dibutuhkan upaya yang komprehensif dan terkoordinasi antara berbagai pihak. IAEI harus kembali pada esensinya sebagai organisasi yang tidak hanya mengembangkan ilmu ekonomi syariah, tetapi juga berfungsi sebagai agen perubahan dalam menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan.

Dengan semangat dakwah yang kuat, IAEI dapat memainkan peran penting dalam membangun ekonomi Islam yang tidak hanya bermanfaat bagi umat Islam, tetapi juga bagi seluruh umat manusia.

Penulis:
Achmad Kholiq
Guru Besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Editor: Irawan Djoko Nugroho

READ  Wuling Luncurkan MPV Hybrid Seharga Rp 158 Jutaan

Tags: Achmad KholiqIAEIVisi IAEI
Previous Post

Polusi Udara Memburuk, Bangkok Tutup 352 Sekolah

Next Post

DJP Ungkap 22 Kendala CoreTax dan Bagikan Solusinya

Next Post
CoreTax DJP

DJP Ungkap 22 Kendala CoreTax dan Bagikan Solusinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

12 Oktober 2026 | 15:45
Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Santri Harus Menguasai Kitab Sekaligus Teknologi

Jaga Integritas Ilmiah di Era Kecerdasan Artifisial, Prof Tholabi Dorong Pembaruan Etika Akademik Perguruan Tinggi

15 Oktober 2026 | 15:38
Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

9 Oktober 2023 | 14:56
Sebagai informasi, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta. Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah: Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan

Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Berdasar Penelusuran KPK Sudah Terjadi Sejak 2022

15 Oktober 2026 | 11:38
Link Net

Centrin Online & Link Net Jalin Kerja Sama Open Access untuk Perluasan Jaringan

18 September 2025 | 12:00
Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita KSAD

Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita KSAD

15 Oktober 2026 | 16:47
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved