Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Polusi Udara Memburuk, Bangkok Tutup 352 Sekolah

by Redaksi
24 Januari 2025 | 16:50
in Internasional
Polusi Udara Memburuk, Bangkok Tutup 352 Sekolah

Foto: Reuters

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Ibu kota Thailand, Bangkok, masuk daftar sebagai kota dengan polusi udara terburuk pada hari ini, Jumat (24/1/2024). Menurut data IQAir, kualitas udara di Bangkok berada di urutan ke empat. Indeks kualitas udara di Bangkok mencapai 188 pada pukul 09.40 waktu setempat.

“Pemerintah Kota Bangkok telah menutup 352 sekolah di 31 distrik akibat polusi udara,” kata otoritas tersebut dalam pesan yang dibagikan di grup LINE resmi, dikutip dari Bangkok Post.

Pemerintah Metropolitan Bangkok (BMA) juga menyatakan 48 dari 50 distriknya sebagai zona merah (berbahaya bagi kesehatan), dengan kadar partikel berdiameter 2,5 mikrometer atau kurang (PM2.5) rata-rata 88,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Nong Khaem merupakan distrik yang paling terdampak dengan tingkat PM2.5 sebesar 108 karena tercatat PM2.5 sebesar 108µg/m³, demikian dikutip Bangkok Post.

Pemerintah Kota Bangkok juga mengimbau seluruh warga untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan dan menghindari aktivitas di luar ruangan.

READ  Luncurkan 100 Drone, Iran Serang Balik Israel
Tags: BangkokIQAirPolusi Udara
Previous Post

Gregoria Mundur Jelang Laga Perempatfinal Indonesia Masters 2025

Next Post

Merekontruksi Visi IAEI Ke Arah Yang Benar, Sebuah Catatan Kecil Menjelang Muktamar

Next Post
Secara keseluruhan, untuk mengembalikan visi IAEI sebagai pilar dakwah dan pembangunan ekonomi Islam, dibutuhkan upaya yang komprehensif dan terkoordinasi antara berbagai pihak. IAEI harus kembali pada esensinya sebagai organisasi yang tidak hanya mengembangkan ilmu ekonomi syariah, tetapi juga berfungsi sebagai agen perubahan dalam menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan

Merekontruksi Visi IAEI Ke Arah Yang Benar, Sebuah Catatan Kecil Menjelang Muktamar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

12 Oktober 2026 | 15:45
Sebagai informasi, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta. Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah: Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan

Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Berdasar Penelusuran KPK Sudah Terjadi Sejak 2022

15 Oktober 2026 | 11:38
Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Santri Harus Menguasai Kitab Sekaligus Teknologi

Jaga Integritas Ilmiah di Era Kecerdasan Artifisial, Prof Tholabi Dorong Pembaruan Etika Akademik Perguruan Tinggi

15 Oktober 2026 | 15:38
Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

9 Oktober 2023 | 14:56
Link Net

Centrin Online & Link Net Jalin Kerja Sama Open Access untuk Perluasan Jaringan

18 September 2025 | 12:00
Pertamina dan Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen

13 Oktober 2026 | 21:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved