Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Jepang Jual Cadangan Beras untuk Stabilkan Harga yang Melonjak

by Miroji
10 April 2025 | 14:04
in Internasional
Jepang Jual Cadangan Beras untuk Stabilkan Harga yang Melonjak

sumber foto: freepik

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Pemerintah Jepang mengumumkan akan terus menjual cadangan darurat beras hingga Juli 2025 guna mengendalikan lonjakan harga beras yang hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Menurut laporan AFP, Jepang mulai melelang beras dari cadangan nasional sejak bulan lalu—untuk pertama kalinya sejak program ini dimulai pada tahun 1995.

“Penjualan akan dilakukan setiap bulan hingga hasil panen baru tersedia di pasar,” kata Menteri Pertanian Jepang Taku Eto, Rabu (9/4/2025).

Faktor Lonjakan Harga Beras di Jepang

Harga beras melonjak karena beberapa faktor:

  • Cuaca panas ekstrem pada 2023 yang merusak panen.
  • Panic buying masyarakat setelah peringatan potensi gempa besar.
  • Peningkatan jumlah wisatawan yang mendorong konsumsi beras.
  • Dugaan penimbunan stok oleh pelaku usaha yang menunggu harga naik.

Hingga saat ini, pemerintah Jepang telah melepas 210.000 ton beras ke pasar. Lelang selanjutnya sebesar 100.000 ton dijadwalkan pada pekan ketiga April 2025.

Harga Beras Naik Lebih dari 100 Persen

Per akhir Maret 2025, harga beras ukuran 5 kilogram tercatat mencapai 4.206 yen (sekitar Rp482.516), atau naik 104,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Target Ekspor Beras Jepang 2030

Untuk jangka panjang, Jepang menargetkan peningkatan ekspor beras hingga 350.000 ton pada tahun 2030—atau naik hampir delapan kali lipat dari saat ini. Ini adalah bagian dari strategi nasional untuk:

  • Mengatasi penurunan konsumsi beras domestik
  • Meningkatkan efisiensi sektor pertanian
  • Menanggapi tantangan demografi, seperti populasi yang menua dan menyusut

Dalam enam dekade terakhir, konsumsi beras di Jepang telah turun lebih dari 50%, seiring perubahan pola makan masyarakat yang kini lebih memilih roti dan mi.

Upaya Pemerintah Jepang

Dengan kebijakan pelelangan cadangan beras dan ekspansi ekspor, Jepang berusaha menjaga stabilitas harga, mendukung petani lokal, serta memperkuat daya saing pertanian di pasar global.

READ  Cak Imin: Program SMK Go Global Terbuka untuk Semua Usia, Fokus pada Skill dan Bahasa

Tags: Cadangan BerasJepangKrisis Pangan
Previous Post

MUI Dukung Ulama Dunia Boikot Produk Negara Pendukung Israel

Next Post

Korban Kasus Dokter PPDS RSHS Bertambah

Next Post
Dokter PPDS

Korban Kasus Dokter PPDS RSHS Bertambah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

ocean-buddy-dana-konservasi-laut-hiu-paus

Main Game di Aplikasi DANA, Bisa Bantu Selamatkan Hiu Paus!

12 Oktober 2025 | 21:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
“Road to YKABF 2026” menjadi aktivasi publik awal yang memperkenalkan semangat eksperimentasi dan aksesibilitas, kepada audiens yang lebih luas, khususnya mahasiswa, akademisi, dan kreator muda. YKABF mendorong artbook dan zine sebagai medium alternatif dalam produksi pengetahuan—yang bersifat personal, berbasis proses, dan lekat dengan eksplorasi material. Melalui rangkaian program kurasi—mulai dari showcase, diskusi, hingga eksplorasi langsung—acara ini membuka ruang dialog antara praktik artistik dan wacana akademik dalam konteks penerbitan independen.

Yogyakarta Art Book Fair Luncurkan Road to YKABF 2026

12 April 2026 | 15:21
Kesembilan produk makanan olahan mengandung unsur babi tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pembuktian melalui uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BPJPH. Dari kesembilan produk tersebut, tujuh produk bersertifikat halal. Di sini, BPJPH memberikan sanksi berupa penarikan produk dari peredaran. Penarikan ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Marshmallow Mengandung Babi Masih Beredar di Minimarket

23 April 2025 | 11:52
iran-as-berunding-oman-ancaman-eskalasi

AS-Iran Bertemu di Pakistan Malam Ini, Damai atau Gagal Total?

11 April 2026 | 21:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved