Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Tambang Nikel PT KSM di Raja Ampat, Seret Nama Keluarga Aguan

by Redaksi
10 Juni 2025 | 15:28
in Bisnis
aguan raja ampat

Foto: kolase/gelora.co

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) empat perusahaan tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, salah satunya PT Kawei Sejahtera Mining (KSM) yang terafiliasi dengan keluarga konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan.

Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Negara, Selasa (10/6/2025), atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. “Bapak Presiden memutuskan bahwa pemerintah akan mencabut IUP untuk empat perusahaan di Kabupaten Raja Ampat,” katanya seperti dilansir bisnis.com, Selasa (10/6/2025).

KSM diketahui beroperasi di Pulau Kawe, dalam kawasan Geopark Raja Ampat. Produksi sempat mencapai 1,3 juta wet metric tonne (WMT) nikel pada 2024, namun dihentikan pada 2025 karena evaluasi AMDAL. Izin KSM diterbitkan sejak 2013 dan berlaku hingga 2033.

Data Kemenkumham menunjukkan beneficial owner KSM adalah Susanto Kusumo, Richard Halim Kusuma, dan Alexander Halim Kusuma, anak dan keponakan Aguan. Ketiganya juga menjabat di jajaran direksi dan komisaris PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI), perusahaan properti milik Grup Agung Sedayu.

Susanto adalah Komisaris Utama PANI. Alexander menjabat Wakil Direktur Utama mendampingi Aguan selaku Direktur Utama, sementara Richard menjabat Komisaris di PANI dan perusahaan lain milik grup. Direktur Utama KSM saat ini adalah Freddy Numberi.

Prasetyo menyebut pencabutan izin dilakukan setelah evaluasi lintas kementerian dan mempertimbangkan masukan publik. “Kami sangat menghargai partisipasi aktif masyarakat melalui media sosial dalam menyuarakan isu ini,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendorong agar pencabutan dilakukan permanen. “Ini kesempatan buat Menteri ESDM untuk mencabut IUP, menunjukkan keberpihakan pada masyarakat dan lingkungan,” katanya, Senin (9/6/2025).

Ia juga mempertanyakan kelayakan tambang di kawasan Geopark Raja Ampat. “Segera tutup dan dicek apakah semua syarat lingkungan dan perizinan sudah dimiliki, kok bisa tambang yang pasti memiliki dampak lingkungan dilakukan di situs yang menjadi geopark,” tegasnya.

READ  Kinerja Kurang Memuaskan, OJK Akan Hapus Bank KBMI 1
Tags: PT KSMtambang raja ampat
Previous Post

Ibadah Haji, Komitmen dan Realisasinya

Next Post

Masuk Neraka Akibat Pamer dan Riya

Next Post
akibat-pamer-riya-ulama-dermawan-masuk-neraka

Masuk Neraka Akibat Pamer dan Riya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

PT Mitra Adiperkasa Tbk

MAPI Meraih Hasil Solid untuk Tahun 2023

29 Maret 2024 | 09:00
“Kontol Sapi” Kue Unik Khas Banten, Mau Coba?

“Kontol Sapi” Kue Unik Khas Banten, Mau Coba?

17 Mei 2024 | 21:11
perairan-buru-konservasi

Perairan Pulau Buru Jadi Kawasan Konservasi Baru

26 November 2025 | 17:00
semen merah putih mou algaepark indonesia

Tekan Emisi Karbon Lewat MPTree, Semen Merah Putih Gandeng Algaepark Indonesia

23 Mei 2025 | 16:02
prabowo-groundbreaking-hilirisasi-cilacap

Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap

29 April 2026 | 19:00
Dengan kehadiran The Royal Alana Yogyakarta yang memiliki 219 kamar, SWID optimistis dapat menangkap kebutuhan akomodasi dari kegiatan MICE secara lebih optimal. Hal ini karena kehadiran The Royal Alana memungkinkan perusahaan mengoptimalkan sinergi antara bisnis MICE dan akomodasi, yang selama ini sebagian kebutuhan kamarnya masih diserap oleh hotel di sekitar.

The Royal Alana Yogyakarta Hotel Bintang Lima SWID, Dibuka

26 Agustus 2026 | 11:34
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved