Corenews.id
No Result
View All Result
  • Trending
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

80 Tahun Indonesia, Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

by Redaksi
19 Agustus 2025 | 05:38
in Opini
18 Agustus 2025 Ditetapkan Hari Libur Nasional HUT RI ke-80

sumber foto: AI

Bagikan sekarang:
Pada 17 Agustus 2025, bangsa Indonesia merayakan HUT RI yang ke 80, setelah sebelumnya di tanggal 1 Muharram, kaum muslimin merayakan tahun baru Hijriyyah, 1447.

Hanafi Tasra – Aktifis Dakwah

Redaksi

Hanafi Tasra – Aktifis Dakwah

Redaksi

Jakarta, CoreNews.id – Terdapat kesamaan mendasar antara kedua peristiwa bersejarah ini, Hijrah dan Proklamasi Kemerdekaan RI. Pertama, sama-sama mengalami penindasan, dan berjuang untuk bebas merdeka. Kedua, sama-sama mengakui bahwa kemerdekaan yang diperoleh dari perjuangan itu, sebagai rahmat dari Allah Ta’ala. QS Al-Baqarah/2: 218 menyatakan: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan oran-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan Rahmat Allah. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Terinspirasi oleh peristiwa hijrah, maka The Founding Fathers kita merumuskan dalam Mukaddimah (Preambule) UUD 1945, alinea ke 3 : “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya.” Rahmat Allah yang diperoleh sebagai reward dari perjuangan itu, menjadi nikmat dipangkuan orang-orang beriman. Dan nikmat itu wajib disyukuri.

Pertanyaannya, bagaimanakah cara mensyukuri nikmat kemerdekaan itu? Sebagai ummat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, kita selayaknya meneladani agenda beliau setibanya di kota Yatsrib, begitu terbebas dari penindasan kaum kafir Quraisy.

Hal pertama yang beliau lakukan terlebih dulu adalah membangun masjid. Di masjid beliau mengimami shalat berjama’ah, dan di masjid pula beliau merumuskan strategi ekonomi, hukum, sosial, pendidikan dll-nya. Bahkan strategi perang pun dirumuskan di masjid. Masjid, di masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam benar-benar fungsional sebagai pusat ibadah dan pusat peradaban. Masjid di satu sisi memanglah bangunan tempat melaksanakan ibadah, namun pada sebelah lainnya, masjid merupakan simbol dari peng-Esaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang kita kenal dengan istilah Tauhid. Mengapa harus Tauhid yang diutamakan? Mengapa bukan nilai-nilai yang lain? Hal ini disebabkan karena dengan menegakkan Tauhid, disamping bertambahnya rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala , juga dengan sendirinya akan memunculkan nilai-nilai luhur lainnya dalam hubungan sesama manusia, berbangsa dan bernegara.

READ  Spirit Kurban dan Visi Masyarakat Cerdas, Modern, dan Religius

Itu sebabnya, agenda kedua Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, ialah rabithah al-muakhkhah. Mempersaudarakan kaum Muhajirin dengan kaum Anshar. Persaudaraan atau persatuan yang dirajut oleh Nabi dengan ikatan Iman Tauhid menghujam kuat ke dalam sanubari masing-masing warganya, melebihi dari hubungan orang yang sedarah sekalipun. Seandainya ayat kewarisan tidak turun, boleh jadi mereka akan saling waris mewarisi sesamanya.

Nilai-nilai luhur lainnya akan mudah ditampilkan ketika semua nilai diorientasikan kepada Tauhid. Alhamdulillah di dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 1 dinyatakan bahwa, “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa”. Bagi kita kaum muslimin, Ketuhanan Yang Maha Esa, dimaknai sebagai Tauhid. Tidak ada tafsiran lain selain dari itu. Demikianlah, bilamana Iman Tauhid dan persaudaraan ala Islami (ukhuwah Islamiyah) dijadikan sebagai cara mensyukuri nikmat kemerdekaan, maka niscaya akan mendatangkan barakah. Barakah dalam pengertian bahwa rahmat Allah selalu membawa nikmah, dan bukan sebaliknya membawa niqmah (bencana).

Pembangunan fisik masjid dimasa Nabi, sebagai proyek sarana publik, dalam rangka pengisian kemerdekaan dengan kerja pembangunan, sangat dirasakan nikmatnya oleh kaum muslimin. Dikerjakan secara gotong royong. Semuanya turun tangan sesuai kemampuan masing-masing. Tidak ada yang menyimpangkan bahan materialnya untuk membangun rumah pribadi.

Berbeda dengan masyarakat dimana rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak membawa barakah, yaitu ketika mereka berhasil membangun berbagai proyek, tetapi bersamaan dengan itu, semangat korupsinya selalu beriringan dengan semangat pembangunannya. Sehingga timbul ungkapan, “dimana ada proyek, disana ada korupsi.”

Begitu juga, berhimpunnya beberapa komunitas di sebuah masyarakat, jika beroleh barakah, maka ia akan mewujud menjadi sebuah persaudaraan yang Islami, sebagai terbukti secara empirik pada Muhajirin dan Anshar. Akan tetapi jika barakahnya sirna, maka berkumpulnya orang dalam sebuah komunitas, hanya akan menjadi ajang perpecahan saja, dan jauh dari persatuan dan persaudaraan yang hakiki.

READ  Alasan Sebenarnya Israel Menyerang Iran

Kita berharap, semoga rahmat Allah berupa kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pendahulu-pendahulu kita membawa barakah, sehingga dengan demikian, ia akan selalu dinikmati oleh kita dan generasi-generasi selanjutnya.

Mari kita dawamkan salam sunnah satu-satunya, yang sekaligus berfungsi sebagai do’a, yakni: Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Inilah salam merdeka kita, yg pada tgl 17 Agustus 2025 ini, kita beri makna : Selamat merayakan HUT RI yang ke 80, semoga rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala berupa kemerdekaan ini, dibarakahi oleh-Nya.

Amin Allahumma Amin.

Jakarta, 23 Shafar 1447/17 Agustus 2025

Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini sepenuhnya milik penulis dan tidak mencerminkan sikap redaksi CoreNews.id.

Tags: HUT RI ke-80
Previous Post

Target Pajak 2026 Dinilai Terlalu Tinggi, Risiko Pungutan Agresif Mengintai

Next Post

DPR RI Bantah Isu Gaji Naik Rp100 Juta per Bulan

Next Post
Sidang Paripurna RUU Prioritas 2023

DPR RI Bantah Isu Gaji Naik Rp100 Juta per Bulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00
Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

4 Desember 2025 | 06:00
Green movement pertamina

Pertamina Luncurkan Green Movement, Wujud Nyata Komitmen ESG

8 Mei 2025 | 14:00

POPULER

bondi-beach-shooting-serangan-hanukkah-australia

Penembakan Bondi Beach: Fakta-Fakta Serangan Hanukkah yang Mengguncang Australia

16 Desember 2025 | 18:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
kaspersky-tren-prediksi-keamanan-siber-industri-2026

Tren dan Prediksi Keamanan Siber Sektor Industri untuk Tahun 2026

15 Desember 2025 | 18:00
Menurut Rozi, seluruh keputusan yang diambil dalam RUPSLB merupakan langkah strategis untuk memastikan tata kelola perseroan tetap selaras dengan perubahan regulasi serta mendukung kelancaran eksekusi strategi bisnis ke depan.

Adhi Karya (ADHI) Resmi Tunjuk Direktur Utama Baru

17 Desember 2025 | 11:45
Hal itu disampaikan Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo berdasarkan pengumuman di situs resmi OJK pada 15 Desember 2025. OJK juga dicatat meminta pengurus Koperasi LKM Gapoktan Sekar Harum agar melakukan rapat anggota untuk membubarkan badan hukum dan membentuk tim likuidasi.

Izin Usaha Koperasi LKM Gapoktan Sekar Harum Kabupaten Kebumen Resmi Dicabut OJK

17 Desember 2025 | 13:39
Menurut Yassierli, nilai alfa dimaknai sebagai kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dan instrumen bagi daerah untuk mengurangi disparitas upah. Nilai alfa ini, juga sudah dimasukkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) baru yang ditandatangani Presiden.

Indeks Alfa Penetapan UMP 2026 Sudah Ditetapkan Presiden

17 Desember 2025 | 14:12
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Trending
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved