Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Klarifikasi PBNU Soal Nama Institusi Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji: Minta KPK Beri Kepastian Hukum

by Teguh Imam Suyudi
15 September 2025 | 09:00
in Hukum
klarifikasi-pbnu-korupsi-kuota-haji-kpk

Gus Fahrur (Foto: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi kuota tambahan haji. Fokus penyelidikan tidak hanya pada institusi pemerintah seperti Kementerian Agama, tetapi juga merambah ke organisasi masyarakat (ormas) keagamaan, salah satunya adalah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, sebelumnya menegaskan bahwa penelusuran aliran dana (follow the money) dilakukan bekerjasama dengan PPATK untuk mengungkap ke mana saja uang hasil korupsi mengalir. Ia menjelaskan, pelibatan ormas dalam penyelidikan adalah wajar karena penyelenggaraan ibadah haji memang melibatkan organisasi keagamaan.

“Karena permasalahan kuota haji ini terkait dengan penyelenggaraan ibadah di salah satu agama. Ini masalah keagamaan, menyangkut umat beragama, proses peribadatan. Jadi, tentunya ini melibatkan organisasi keagamaan,” jelas Asep Guntur pekan lalu. Ia menekankan bahwa langkah ini bukan untuk mendiskreditkan ormas tersebut.

Sebagai bagian dari penyelidikan, KPK telah memeriksa salah seorang staf PBNU, Saiful Bahri. Pemberitaan ini kemudian menyeret nama besar PBNU ke dalam pusaran pemberitaan kasus korupsi kuota haji.

Tanggapan Resmi dan Klarifikasi PBNU

Merespon hal ini, PBNU secara resmi memberikan klarifikasi melalui Ketua PBNU, KH. Ahmad Fahrur Rozi atau yang akrab disapa Gus Fahrur. Dalam pernyataan tertulisnya sebagaimana dikutip dari pemberitaan sejumlah media nasional, 15/9/2025, Gus Fahrur menyoroti dampak besar dari pernyataan KPK yang belum diikuti dengan langkah hukum konkret.

Gus Fahrur menjelaskan setidaknya ada dua kerugian utama yang timbul:

  1. Kerugian Reputasi: Baik bagi institusi seperti Kemenag dan PBNU, maupun individu-individu yang namanya diseret. Reputasi yang telah dibangun lama bisa ternoda oleh pemberitaan yang belum tentu memiliki kekuatan hukum tetap.
  2. Kerugian bagi Masyarakat: Masyarakat luas dirugikan karena tidak mendapatkan kepastian hukum. “Publik berhak mendapatkan informasi yang jelas, apakah benar ada tindak pidana korupsi, siapa yang bertanggung jawab, dan bagaimana proses hukumnya berjalan,” tegas Gus Fahrur.
READ  Rapat Polemik Empat Pulau Aceh-Sumut Akan Segera Digelar Kemendagri Siang Ini

Soroti Prinsip Due Process of Law

Gus Fahrur lebih lanjut menekankan pentingnya prinsip due process of law (proses peradilan yang semestinya) dalam penegakan hukum. Ia mengingatkan bahwa Pasal 28D Ayat (1) UUD 1945 menjamin hak setiap warga negara atas kepastian hukum yang adil.

“Jika seseorang atau institusi sudah diseret ke ruang publik, tetapi tidak segera dibawa ke pengadilan, maka hak atas kepastian hukum itu dilanggar,” ujarnya.

Ia juga mengkritik lamanya proses penyidikan yang justru bertentangan dengan prinsip peradilan yang cepat, sederhana, dan biaya ringan. Lamanya KPK mengambil keputusan hukum menimbulkan pertanyaan serius: apakah terdapat keraguan terhadap alat bukti atau karena faktor lainnya.

“Jika bukti belum cukup, maka seharusnya tidak ada pernyataan publik yang mengaitkan pihak tertentu dengan dugaan korupsi,” tandas Gus Fahrur.

Gus Fahrur menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dalam penegakan hukum korupsi, keadilan bukan hanya tentang menghukum pelaku, tetapi juga menjamin hak-hak pihak yang dituduh untuk segera diadili dan membela diri di hadapan hakim yang independen.

Tags: FollowTheMoneyGusFahrurHaji2025HukumKemenagKorupsiKuotaHajiKPKNahdlatulUlamaPBNU
Previous Post

Eko Patrio Usai Rumahnya Dijarah: Karier Hilang Seketika, Kini Ngontrak

Next Post

Trump Desak NATO Hentikan Impor Minyak Rusia, Ancam Sanksi Besar

Next Post
Donlod Trump

Trump Desak NATO Hentikan Impor Minyak Rusia, Ancam Sanksi Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Sebelumnya, layanan Outward Remittance menggunakan sumber dana Poket Valas hanya tersedia melalui aplikasi myBCA.

Layanan Poket Valas ‘Outward Remittance’ BCA, Kini Bisa Dilayani di Cabang

3 Agustus 2026 | 11:36
Arus Minyak dari Selat Hormuz Anjlok 86 Persen Akibat Ketegangan AS–Israel dan Iran

Arus Minyak dari Selat Hormuz Anjlok 86 Persen Akibat Ketegangan AS–Israel dan Iran

4 Maret 2026 | 16:12
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved