Jakarta, CoreNews.id – Gubernur Bali Wayan Koster menanggapi kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Udayana (Unud) Timothy Anugerah Saputra (21) yang diduga akibat bullying. Ia memastikan kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian.
“Sudah ditangani (oleh pihak kepolisian). Tentu saja, didalami dulu kasus ini, supaya kita mengetahui persoalan secara detail,” kata Koster di Gedung Gajah, Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar, Rabu (22/10/2025).
Koster berharap hasil penyelidikan dapat menjadi bahan evaluasi bagi kampus Udayana. “Sehingga kita bisa melakukan evaluasi dan apa yang harus dilakukan oleh Udayana,” ujarnya.
Ia juga menyoroti dugaan perundungan terhadap almarhum di media sosial. “Kita harus bermedsos dengan bijak. Jangan kita bermedsos menyakiti orang lain. Saya kira begitu,” tutur Koster.
Sebelumnya, Timothy ditemukan tewas setelah jatuh dari lantai dua Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Kampus Sudirman, Denpasar, pada Rabu (15/10) sekitar pukul 09.00 WITA. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.
Pihak Universitas Udayana menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya mahasiswa tersebut. Ketua Unit Komunikasi Publik Unud, Dewi Pascarani, mengatakan, “Terkait kejadian di lingkungan Kampus FISIP, Universitas Udayana menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, di lingkungan kampus Sudirman.”













