Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Menaker Yassierli: Transformasi Human Capital Jadi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

by Redaksi
5 November 2025 | 06:24
in Ekonomi
Menaker Yassierli: Transformasi Human Capital Jadi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Foto: CoreNews/TopBusiness

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa transformasi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan Yassierli dalam sambutannya pada acara puncak TOP Human Capital Awards 2025 yang digelar Majalah TopBusiness di Hotel Raffles Jakarta, Selasa (4/11/2025).

“Mereka yang mendapatkan award sudah melalui suatu mekanisme yang ketat. Semoga Bapak dan Ibu bisa mempertahankan dan menjadi role model dalam pengelolaan human capital di Indonesia,” ujar Yassierli.

Ia menjelaskan bahwa paradigma pengelolaan SDM kini bergeser dari konsep human resource yang menekankan efisiensi dan kepatuhan, menuju human capital yang berfokus pada pengembangan talenta, mobilitas, dan investasi jangka panjang. “Kita sedang journey dari human resource menuju kepada human capital,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Yassierli menyoroti sejumlah tantangan global yang akan memengaruhi dunia kerja, seperti perkembangan kecerdasan buatan (AI), transisi hijau (green transition), serta perubahan demografi yang menjadikan milenial dan Gen Z sebagai mayoritas tenaga kerja masa depan.

“Beberapa data prediksi menunjukkan 170–180 juta pekerjaan baru akan tercipta pada tahun 2030. Namun, 92 juta pekerjaan akan hilang dan hampir 60% orang membutuhkan upskilling dan reskilling,” ujarnya.

Menteri menegaskan bahwa penciptaan lapangan kerja tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Ketenagakerjaan, melainkan tugas lintas kementerian dan sektor.

“Lapangan kerja adalah PR bersama lintas kementerian. Di situlah pentingnya kolaborasi dan sinergi antarlembaga untuk memperluas kesempatan kerja,” kata Yassierli.

Sebagai langkah konkret, pemerintah menyiapkan program magang berskala nasional dengan skema subsidi upah. Dalam program tersebut, peserta akan mendapatkan uang saku setara upah minimum selama enam bulan yang dibayarkan sepenuhnya oleh pemerintah.

READ  Fenomena Paylater Bukti Kelas Menengah Turun

“Kami mengencourage terbukanya lowongan magang selama enam bulan dengan uang saku dibayar penuh oleh pemerintah sebesar upah minimum,” jelasnya.

Yassierli juga menyoroti kondisi struktural tenaga kerja Indonesia. Menurutnya, sekitar 86 persen pekerja masih berpendidikan maksimal SMA atau SMK, sehingga diperlukan desain program pelatihan yang relevan dan berkelanjutan.

“Catat, 86 persen tenaga kerja Indonesia maksimal lulusan SMA atau SMK. Jadi, upskilling atau reskilling seperti apa yang bisa kita desain untuk mereka?” ujarnya.

Bangun Budaya Organisasi dan Sinergi Dunia Usaha

Selain soal kompetensi, Yassierli menekankan pentingnya membangun budaya organisasi yang berorientasi pada manusia (people-centric organization). Ia mengingatkan bahwa orientasi jangka pendek dan target berbasis KPI tahunan dapat menghambat investasi jangka panjang pada pengembangan SDM.

“Kita berbicara AI yang harus individual by individually design. Kita berbicara personal growth, inovasi, motivasi intrinsik, dan shared purpose,” katanya.

Yassierli juga mengajak sektor swasta dan para praktisi HR untuk ikut berperan dalam menyiapkan SDM unggul yang adaptif terhadap perubahan.

“Kami dari Kementerian Ketenagakerjaan butuh dukungan. Kami mengajak dan mendorong Bapak dan Ibu untuk punya kepedulian, terpanggil melatih anak-anak muda kita,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi SDM adalah pekerjaan kolektif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut diyakini menjadi fondasi penting untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global.

Sebagai informasi, TOP Human Capital Awards merupakan ajang penghargaan tahunan Majalah TopBusiness yang menilai dan mengapresiasi praktik terbaik dalam pengelolaan SDM serta sistem manajemen talenta (Human Capital Management System/HCMS). Penyelenggaraan tahun ini mengusung tema “Talent Mobility and HCMS as Strategic Business Partner.”

Tags: Menaker YassierliTop Human Capital Awards 2025Transformasi Human Capital
Previous Post

Fazz Agen Dukung Transformasi Digital UMKM Lewat Pelatihan Interaktif di Bandung

Next Post

Waspada! Kaspersky Bongkar Kerentanan Mengerikan di Mobil Modern

Next Post
toyota-klaim-ev-lebih-berpolusi-dari-hibrida-bantahan-riset-china

Waspada! Kaspersky Bongkar Kerentanan Mengerikan di Mobil Modern

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Sebagai informasi, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta. Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah: Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan

Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Sudah Terjadi Sejak 2022

15 Oktober 2026 | 11:38
Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Santri Harus Menguasai Kitab Sekaligus Teknologi

Jaga Integritas Ilmiah di Era Kecerdasan Artifisial, Prof Tholabi Dorong Pembaruan Etika Akademik Perguruan Tinggi

15 Oktober 2026 | 15:38
Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

12 Oktober 2026 | 15:45
Tukar Guling! Maruli Wakil Panglima TNI, Tandyo KSAD

Tukar Guling! Maruli Wakil Panglima TNI, Tandyo KSAD

15 Oktober 2026 | 16:47
Ekspor Kopi dan Kakao Menguat, TEI 2026 Hadirkan Zona KoTeKa

Ekspor Kopi dan Kakao Menguat, TEI 2026 Hadirkan Zona KoTeKa

13 Oktober 2026 | 10:23
Prabowo Lantik Kepala BNPB dan Empat Wakil Menteri

Prabowo Lantik Kepala BNPB dan Empat Wakil Menteri

15 Oktober 2026 | 16:41
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved