Jakarta, CoreNews.id – Dewan Keamanan PBB mengesahkan Resolusi 2803 (2025) dengan 13 suara setuju dan tanpa penolakan, sementara Tiongkok dan Rusia memilih abstain, dilansir dari UN News, Selasa (18/11/2025). Resolusi ini menyambut Rencana Komprehensif Presiden Trump yang diumumkan 29 September, di mana fase pertamanya berhasil mencapai gencatan senjata antara Hamas dan Israel.
Resolusi tersebut juga menyetujui pembentukan Dewan Perdamaian (BoP) sebagai administrasi transisi di Gaza yang bertugas mengoordinasikan rekonstruksi wilayah. BoP diberi mandat membentuk Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di bawah komando terpadu, dengan kontribusi personel dari berbagai negara bekerja sama dengan Mesir dan Israel.
“Ini langkah baru bagi masa depan kawasan,” ujar Duta Besar AS Mike Waltz.
Duta Besar Aljazair, Amar Bendjama, mengakui peran AS namun menegaskan bahwa “perdamaian sejati tak akan tercapai tanpa keadilan bagi rakyat Palestina.” Ia menambahkan negara-negara Arab, Muslim, dan Otoritas Palestina menyambut













