Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Gempur Pasar! DGNS Siapkan Anggaran Rp 12 Miliar untuk “Senjata” Baru Ini di 2026

by Teguh Imam Suyudi
29 Desember 2025 | 10:00
in Bisnis
dgns-capex-12-miliar-2026-ekspansi-digitalisasi

Diagnos (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) bersiap menghadapi persaingan ketat di industri diagnostic dengan senjata andalan: anggaran besar. Emiten laboratorium ini menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) senilai Rp 12 miliar pada tahun 2026 untuk akselerasi ekspansi dan transformasi digital.

Sekretaris Perusahaan DGNS, Stefanus Ivanly, mengungkapkan strategi dual focus dalam alokasi dana besar ini. “Alokasi tersebut terutama difokuskan untuk pengadaan dan peningkatan peralatan laboratorium, serta penguatan sistem internal dan program digitalisasi,” jelasnya, dikutip dari pemberitaan sejumlah media nasional, 28/12/2025.

Fokus Utama: Infrastruktur Canggih & Transformasi Digital

Anggaran miliaran rupiah itu akan dialirkan ke dua bidang kritis:

  1. Penguatan Fisik: DGNS akan berinvestasi pada pengadaan dan peningkatan peralatan laboratorium terbaru. Tujuannya jelas: memperluas portofolio jenis pemeriksaan dan meningkatkan akurasi hasil.
  2. Penguatan Digital: Transformasi melalui penguatan sistem internal dan digitalisasi menjadi prioritas. Langkah ini diharapkan menjadi motor penggerak efisiensi operasional dan peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh.

Ekspansi Agresif ke Kota Besar

Tidak hanya upgrade internal, DGNS juga akan melakukan ekspansi fisik yang agresif. Perusahaan menargetkan penambahan outlet laboratorium baru di sejumlah kota besar, dengan fokus utama pada Medan, Surabaya, dan Denpasar.

Saat ini, DGNS telah memiliki 5 cabang utama dan didukung oleh 31 outlet serta 1 klinik yang tersebar dari Sumatra hingga Nusa Penida. Ekspansi 2026 ini akan semakin memperkuat jejaring nasional perseroan.

Antisipasi Persaingan Ketat dengan Strategi 3 Pilar

Di tengah rencana ekspansifnya, manajemen DGNS sadar akan tantangan persaingan yang semakin ketat. Stefanus menyebut intensitas persaingan usaha sebagai risiko utama ekspansi 2026.

Untuk mengantisipasinya, DGNS membangun benteng pertahanan melalui tiga pilar utama:

  1. Kualitas Layanan Unggul
  2. Kelengkapan Jenis Pemeriksaan
  3. Strategi Harga yang Kompetitif
READ  Dugaan 6 Juta Data NPWP Bocor Sedang Didalami Ditjen Pajak

“Kami meyakini bahwa melalui kualitas layanan yang unggul, kelengkapan jenis pemeriksaan, serta penetapan harga yang kompetitif, perusahaan akan mampu bersaing secara efektif di pasar,” tegas Stefanus.

Dengan kombinasi strategi penguatan infrastruktur, digitalisasi sistem, dan ekspansi geografis yang ditopang anggaran Rp 12 miliar, DGNS menunjukkan keseriusannya untuk naik kelas dan merebut pangsa pasar lebih besar di industri kesehatan yang terus berkembang.

Tags: Investasi 2026Saham DGNSSaham Kesehatan
Previous Post

2025: Tahun yang Didera Bumi Murka, Bencana Silih Berganti!

Next Post

Militer Cina Kerahkan Pasukan Udara, Laut, dan Roket dalam Latihan Militer di Sekitar Taiwan

Next Post
Sementara itu, juru bicara Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA), Kolonel Senior Shi Yi mengatakan jika latihan bertajuk “Justice Mission 2025” digelar di Selat Taiwan serta kawasan utara, barat daya, tenggara, dan timur pulau itu. Latihan tersebut mencakup patroli kesiapsiagaan tempur laut-udara, upaya perebutan keunggulan bersama, hingga simulasi blokade pelabuhan strategis

Militer Cina Kerahkan Pasukan Udara, Laut, dan Roket dalam Latihan Militer di Sekitar Taiwan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

dsi-perkuat-ekosistem-ekspor-komoditas-strategis-nadi

DSI Perkuat Ekosistem Ekspor Komoditas Strategis

1 Oktober 2026 | 21:00
Ekonomi Digital Indonesia Hampir Sentuh US$100 Miliar, Pimpin ASEAN dalam Adopsi AI dan Video Commerce

Ekonomi Digital Indonesia Hampir Sentuh US$100 Miliar, Pimpin ASEAN dalam Adopsi AI dan Video Commerce

13 November 2025 | 21:47
Manfaat Daun Pegagan atau Centella Asiatica untuk Kesehatan Kulit

Manfaat Daun Pegagan atau Centella Asiatica untuk Kesehatan Kulit

18 September 2023 | 16:30
prof-bahrullah-akbar-resmi-pimpin-iarmi-2025-2030

Prof. Bahrullah Akbar Resmi Pimpin IARMI 2025-2030

29 September 2026 | 14:00
Jobstreet by SEEK Hadirkan AI untuk Rekrutmen yang Lebih Terintegrasi

Jobstreet by SEEK Hadirkan AI untuk Rekrutmen yang Lebih Terintegrasi

18 September 2026 | 16:09
Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved