Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Belum Setengah Musim, 6 Manajer Liga Inggris Sudah Tumbang! Ini Daftar Lengkap Korbannya

by Teguh Imam Suyudi
6 Januari 2026 | 18:00
in Olah Raga
rekap-manajer-liga-inggris-dipecat-musim-2025-26

Trofi Premier League (Foto: Premier League)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Musim Liga Primer Inggris 2025/26 bahkan belum mencapai garis tengah, tapi kursi panas manajer sudah memakan banyak korban. Total enam pelatih resmi kehilangan jabatan, dengan Ruben Amorim menjadi nama terbaru yang harus angkat kaki.

Performa jeblok, konflik internal, sampai tekanan brutal khas Premier League jadi kombinasi mematikan. Menariknya, hanya di pekan pertama 2026, sudah ada dua manajer yang tumbang. Liga paling kejam di dunia? Sepertinya iya.

Berikut rekap lengkap manajer Liga Inggris yang dipecat sejauh musim 2025/26 berjalan.

Daftar Manajer Liga Inggris yang Kehilangan Jabatan (2025/26)

ManajerKlubTanggal
Nuno Espirito SantoNottingham Forest8 September 2025
Graham PotterWest Ham United27 September 2025
Ange PostecoglouNottingham Forest18 Oktober 2025
Vitor PereiraWolverhampton Wanderers2 November 2025
Enzo MarescaChelsea1 Januari 2026
Ruben AmorimManchester United5 Januari 2026

Premier League, Liga Tanpa Ampun

Enam manajer tumbang sebelum musim memasuki fase krusial. Dan jika sejarah jadi patokan, daftar ini belum tentu berhenti di angka enam.

Satu hal pasti: di Liga Inggris, waktu adalah kemewahan yang jarang dimiliki manajer.

READ  Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U19 2024
Tags: Liga InggrisManajer DipecatPremier League
Previous Post

Harga Emas Antam Melonjak Rp34.000, Tembus Rp2,549 Juta per Gram

Next Post

Checkout Dulu, Bayar Nanti! Film Ini Bongkar Sisi Gelap Gaya Hidup Gen Z

Next Post
film-check-out-sekarang-pay-later-soroti-konsumerisme-gen-z

Checkout Dulu, Bayar Nanti! Film Ini Bongkar Sisi Gelap Gaya Hidup Gen Z

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Kwik Kian Gie

Wafat di Usia 90, Ini 6 Warisan Pemikiran Kwik Kian Gie yang Masih Menginspirasi

29 Juli 2025 | 16:40
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
net-buy-asing-ihsg-rekor-saham-diborong

Net Buy Asing Tembus Rp 4,46 Triliun, Ini 10 Saham Paling Diborong Saat IHSG Cetak Rekor Baru

16 Januari 2026 | 21:00
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Menurut Billy, kakao dan kopi memiliki keunggulan ekologis dibanding komoditas lain karena tidak mendorong pembabatan hutan yang menyebabkan homogenisasi hutan. Sistem tanamnya pun, masih mempertahankan tutupan hutan. Sehingga, masih ada shade tree dan tanamannya bisa berada di antara hutan produksi, tidak menjadi monokultur.

Pembangunan Ekonomi Papua Seharusnya Bertumpu pada Kakao dan Kopi Bukan Sawit

17 Januari 2026 | 13:29
skandal-dsi-ponzi-berkedok-syariah

Skandal DSI: Ponzi Berkedok Syariah

15 Januari 2026 | 22:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved