Jakarta, CoreNews.id — Pemerintah Republik Indonesia menyatakan keprihatinan atas kembali terjadinya serangan Israel di Gaza pada Sabtu, 31 Januari 2026. Indonesia akan terus membantu rakyat di Gaza dan Palestina.
Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, (2/2/2026). Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo Subianto konsisten menempatkan isu kemanusiaan Palestina sebagai prioritas kebijakan luar negeri. Ia menyebut komunikasi lanjutan dilakukan melalui jalur diplomatik tertutup lewat BoP.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo sebelumnya menandatangani piagam keanggotaan Indonesia dalam BoP di sela World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss. Keanggotaan ini bertujuan memperkuat posisi tawar diplomasi RI dalam mendorong perdamaian, di tengah laporan sedikitnya 31 orang tewas akibat serangan udara Israel di Gaza, sehari sebelum rencana pembukaan kembali Penyeberangan Rafah yang menghubungkan Gaza dengan Mesir.*













