CoreNews.id – Suasana hangat penuh inspirasi mewarnai kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno ke Kota Lama Semarang. Kedatangan tokoh yang akrab disapa Bang Doel ini bukan untuk sekadar berwisata, tetapi mempelajari revitalisasi kawasan bersejarah yang kini menjadi ikon wisata urban di Kota Lumpia.
Rano Karno disambut langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, yang memandu kunjungan strategis di area cagar budaya tersebut. Dalam kesempatan itu, Agustina menyampaikan bahwa keberhasilan revitalisasi Kota Lama bukan hanya soal memperbaiki bangunan tua, tetapi juga menghidupkan ruang sejarah menjadi destinasi yang hidup dan berdampak bagi masyarakat lokal.
“Kunjungan ini adalah kesempatan untuk saling belajar. Kunci keberhasilan membangun ruang bersejarah yang berkelanjutan terletak pada sinergi pengelolaan yang konsisten dan dukungan semua pihak,” ujar Agustina dalam rilis resmi Pemkot Semarang, Minggu (1/2/2026).
Menurut Rano Karno, pilihan Kota Lama sebagai lokasi studi banding bukan tanpa alasan. Ia melihat adanya kesamaan struktur antara kawasan tersebut dan Kota Tua Jakarta, sehingga pengalaman Semarang dapat menjadi pijakan strategis untuk menyusun rencana pembenahan Kota Tua di Ibu Kota. “Kami ingin belajar dari Semarang. Revitalisasi ini bukan hanya mempercantik fisik, tetapi juga menjadikan ruang publik yang hidup,” tuturnya.
Kunjungan ini sekaligus memperkuat reputasi Kota Lama Semarang sebagai contoh nasional dalam pengelolaan heritage yang adaptif terhadap kebutuhan modern tanpa mengesampingkan nilai sejarah. Agustina berharap kerja sama kedua kota dapat membuka peluang kolaborasi lebih luas dan menginspirasi daerah lain di Indonesia untuk menghidupkan kembali kekayaan sejarah lokalnya.













