Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Puasa Nahan Lapar, Sekalian Nahan Pengeluaran? Kenapa Nggak!

by Teguh Imam Suyudi
21 Februari 2026 | 18:00
in Gaya Hidup
tips-hemat-ramadan-dompet-aman

Ilustrasi Remaja Sedang Menulis dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Bulan Ramadan selalu punya vibes yang beda. Mulai dari ajakan buka puasa bersama, sahur on the road, sampai ritual tahunan berburu takjil yang bikin kalap sebelum magrib. Semua terasa hangat, penuh kebersamaan, dan pastinya bikin kangen.

Tapi, sadar nggak sih? Di balik momen manis itu, ada satu hal yang sering ikut “naik level”: pengeluaran.

Dalam Islam, puasa bukan cuma soal menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa adalah latihan pengendalian diri—baik dalam bersikap, bertindak, sampai cara kita mengelola gaya hidup. Termasuk juga soal mengatur keuangan Ramadan.

Masalahnya, ajakan bukber datang bertubi-tubi. Belum lagi belanja takjil impulsif, persiapan lebaran, hampers, sampai THR. Awalnya mungkin terasa kecil, tapi kalau dikumpulin? Bisa bikin dompet megap-megap sebelum Lebaran.

Ramadan justru jadi momen paling pas buat belajar bedain mana kebutuhan, mana keinginan. PFI Megalife membagikan sejumlah tips hemat saat Ramadan:

Tentukan Batas Budget Bukber, Biar Nggak Over Budget

Bukber itu seru. Reuni kecil dari teman sekolah, kampus, sampai rekan kerja. Rasanya pengen hadir di semua undangan. Tapi realistis aja—keuangan juga harus dijaga.

Solusinya?
Tentukan dari awal:

  • Berapa kali bukber yang bisa dihadiri
  • Berapa maksimal budget per acara
  • Pilih prioritas yang paling penting

Dengan begitu, silaturahmi tetap jalan, tapi kondisi finansial tetap aman.

Zakat, Infak, Sedekah? Rencanakan dari Awal!

Ramadan identik dengan berbagi. Tapi jangan sampai niat baik malah bikin keuangan jadi nggak stabil.

Alokasikan dana zakat, infak, dan sedekah sejak awal Ramadan. Pisahkan dari dana kebutuhan harian supaya lebih terkontrol.

Dengan perencanaan yang matang:

  • Ibadah tetap maksimal
  • Hati tenang
  • Keuangan tetap seimbang
READ  Ngeri! KANG Ha-neul Diburu Pembunuh Berantai Saat Live Streaming

Win-win solution banget.

Siapkan Kebutuhan Lebaran Secara Bertahap

Lebaran memang momen spesial. Tapi kalau semua dibeli mepet-mepet? Bisa bikin jantung deg-degan lihat saldo rekening.

Mulai cicil dari awal Ramadan:

  • Baju lebaran
  • Kue dan hampers
  • Dana THR keluarga
  • Kebutuhan mudik

Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi ringan.

Ramadan = Latihan Finansial Jangka Panjang

Ngatur keuangan selama bulan puasa bukan cuma soal satu bulan. Ini bisa jadi titik awal membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat.

Saat kita belajar:

  • Menahan keputusan impulsif
  • Mengatur prioritas
  • Mempersiapkan kebutuhan masa depan

Artinya kita sedang membangun pondasi keuangan yang lebih matang.

Karena faktanya, hidup nggak selalu bisa diprediksi. Selain pengeluaran rutin dan musiman, selalu ada risiko tak terduga yang bisa muncul kapan saja.

Bukan Cuma Hemat, Tapi Juga Siap Hadapi Risiko

Perencanaan keuangan ideal bukan cuma soal mengurangi pengeluaran. Tapi juga soal kesiapan menghadapi masa depan.

Di sinilah peran perlindungan finansial jadi penting.

Karena puasa bukan cuma soal menahan lapar. Tapi juga tentang belajar hidup lebih bijak—termasuk dalam mengatur keuangan.

Tags: Literasi FinansialRamadan 2026Tips Keuangan
Previous Post

KOI Protes Keras! Timnas Indonesia Terancam Gagal Tampil di Asian Games 2026

Next Post

Data Center RI Terancam? Ini Strategi Pengamanan Berlapis yang Jadi Kunci Ketahanan Infrastruktur Digital Nasional!

Next Post
pengamanan-berlapis-data-center-ri

Data Center RI Terancam? Ini Strategi Pengamanan Berlapis yang Jadi Kunci Ketahanan Infrastruktur Digital Nasional!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Akun Instagram Kejagung Diretas, Muncul Promosi Judi Kasino

Gaji & Tunjangan Jaksa Bakal Dievaluasi, Komjak: Demi Integritas!

27 Januari 2026 | 19:00
zunub saat puasa

Mandi Junub Setelah Imsak, Bagaimana Hukum Puasanya?

7 Maret 2025 | 10:51
Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

12 Februari 2025 | 17:07
Menurut Hakam kembali, CSED menilai kesepakatan ART kurang mempertimbangkan posisi industri halal dan ekonomi syariah Indonesia yang saat ini masih berada pada tahap awal pengembangan (infant industry). Padahal, Indonesia menargetkan diri sebagai pusat ekonomi syariah global pada 2029.

Pemerintah Diminta Tak Korbankan Produk Halal Dalam Perjanjian Internasional

22 Februari 2026 | 14:05
Menurut Saleh, selain tidak sesuai dengan visi dan program kerja Presiden, perusahaan otomotif di dalam negeri menyatakan siap melayani permintaan KDKMP. Bila pasar didominasi kendaraan impor dalam bentuk utuh, maka industri komponen nasional ikut tertekan dan agenda hilirisasi serta industrialisasi dapat melemah.

Presiden Diminta Batalkan Impor 105.000 Mobil dari India untuk Kopdes Merah Putih

22 Februari 2026 | 13:25
Hadits Rasullulah tentang 7 Lapis Bumi Terbukti Oleh Sains

Hadits Rasullulah tentang 7 Lapis Bumi Terbukti Oleh Sains

31 Agustus 2023 | 13:13
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved