Jakarta, CoreNews.id – Komisi VII DPR RI merespons kontrak pengadaan 105.000 kendaraan niaga senilai Rp24,66 triliun oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Wakil Ketua Komisi VII, Evita Nursanty, menilai proyek ini berdampak strategis terhadap logistik desa sekaligus struktur industri otomotif nasional.
“Ini pengadaan dalam skala sangat besar. Dampaknya bukan hanya pada logistik desa, tetapi juga terhadap struktur industri otomotif nasional,” ujarnya, Minggu, 22 Februari 2026.
Ia menekankan kapasitas produksi kendaraan pick-up nasional dinilai mampu memenuhi kebutuhan, khususnya tipe 4×2. Evita juga meminta kajian berbasis data jika pengadaan 4×4 dianggap perlu.
Kontrak tersebut melibatkan produsen India, yakni Mahindra & Mahindra dan Tata Motors.













