CoreNews.id – Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, secara resmi terpilih kembali sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh yang berkuasa. Keputusan ini ditetapkan dalam Kongres Partai Buruh, sebuah agenda politik besar di negara tersebut.
Kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, melaporkan pada Senin (23/2/2026) bahwa penetapan tersebut mutlak pada pelaksanaan kongres. Menurut laporan KCNA, terpilihnya kembali Kim Jong Un merupakan keputusan yang diambil sesuai dengan keinginan yang tak tergoyahkan dan keinginan bulat dari seluruh delegasi.
Selain menetapkan kepemimpinan, kongres tersebut juga menyepakati revisi aturan internal partai. Langkah ini diambil dengan tujuan memperkuat jajaran partai secara kualitatif serta menjamin adanya keadilan dalam menerapkan disiplin partai.
Meski kekuatan militer tetap menjadi prioritas, Kim Jong Un juga memberikan perhatian khusus pada kondisi ekonomi negara yang saat ini masih tertekan oleh sanksi internasional. Dia mengakui adanya urgensi untuk melakukan transformasi di berbagai sektor kehidupan sosial.
“Saat ini, partai kita dihadapkan pada tugas sejarah yang berat dan mendesak untuk mendorong pembangunan ekonomi dan taraf hidup rakyat, serta mentransformasi semua bidang kehidupan negara dan sosial sedini mungkin,” ujar Kim dalam pidatonya.
Kongres Partai Buruh merupakan acara yang sangat tertutup dan hanya digelar setiap lima tahun sekali. Pertemuan ini menjadi arah penentu kebijakan negara, mulai dari pembangunan perumahan hingga perencanaan perang. Agenda tahun ini merupakan kali kesembilan kongres diadakan di bawah kekuasaan keluarga Kim yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Kongres ini menjadi sarana bagi Kim Jong Un untuk menunjukkan kendali mutlaknya atas kekuasaan di Korea Utara.













