Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Tak Ada yang Merencanakan Meninggal

by Teguh Imam Suyudi
13 Maret 2026 | 19:00
in Bisnis
asuransi-jiwa-perlindungan-keluarga

Ilustrasi Keluarga

Bagikan sekarang:

Jakarta,CoreNews.id – Tidak ada orang yang merencanakan meninggal dunia. Kebanyakan orang justru merencanakan hidupnya dengan detail—karier, rumah, pendidikan anak, hingga masa pensiun.

Ardi (32) adalah salah satunya. Bersama istrinya, Irma, ia membangun rumah tangga yang terencana. Mereka memiliki catatan keuangan keluarga, target tabungan, rencana liburan tahunan, hingga dana pendidikan untuk putri mereka, Mentari.

Kehidupan keluarga kecil itu terlihat ideal. Ardi bahkan baru saja mulai mencicil rumah untuk masa depan keluarganya.

Namun ada satu hal yang belum pernah benar-benar dipikirkan Ardi: bagaimana jika suatu hari ia meninggal dunia?

Bagi banyak orang, membicarakan kematian terasa tidak nyaman dan sering dianggap tabu. Padahal, hidup tidak selalu bisa diprediksi. Jika pencari nafkah utama meninggal, berbagai kewajiban finansial tetap berjalan—mulai dari cicilan rumah, biaya pendidikan anak, hingga kebutuhan sehari-hari.

Di titik inilah Ardi mulai memahami pentingnya asuransi jiwa.

Secara sederhana, asuransi jiwa merupakan perlindungan finansial bagi keluarga jika pencari nafkah meninggal dunia. Dengan perlindungan ini, keluarga yang ditinggalkan tetap memiliki pegangan ekonomi untuk melanjutkan hidup.

Cara kerjanya melalui pembayaran premi, yaitu sejumlah uang yang dibayarkan secara rutin—baik bulanan maupun tahunan—agar perlindungan tetap aktif.

Jika risiko yang diasuransikan terjadi, perusahaan asuransi akan memberikan uang pertanggungan kepada keluarga penerima manfaat. Dana tersebut bukan untuk menggantikan nyawa, melainkan sebagai penopang finansial agar keluarga tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup.

Karena itu, merencanakan masa depan tidak hanya tentang hidup lebih baik, tetapi juga tentang memastikan keluarga tetap terlindungi ketika hal yang tidak terduga terjadi.

Salah satu perusahaan yang menyediakan perlindungan tersebut adalah PFI Mega Life, yang menawarkan berbagai pilihan produk asuransi jiwa sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial keluarga.

READ  Alasan Sederhana Mengapa Kita Perlu Berasuransi
Tags: Asuransi JiwaPerencanaan KeuanganPerlindungan Keluarga
Previous Post

Audi Siapkan Bengkel Siaga Lebaran

Next Post

Ketegangan Global Memanas, Prabowo Minta Warga Tetap Tenang

Next Post
Prabowo Tegaskan Stabilitas dan Kepastian Hukum Kunci Investasi

Ketegangan Global Memanas, Prabowo Minta Warga Tetap Tenang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

dsi-perkuat-ekosistem-ekspor-komoditas-strategis-nadi

DSI Perkuat Ekosistem Ekspor Komoditas Strategis

1 Oktober 2026 | 21:00
Ekonomi Digital Indonesia Hampir Sentuh US$100 Miliar, Pimpin ASEAN dalam Adopsi AI dan Video Commerce

Ekonomi Digital Indonesia Hampir Sentuh US$100 Miliar, Pimpin ASEAN dalam Adopsi AI dan Video Commerce

13 November 2025 | 21:47
Manfaat Daun Pegagan atau Centella Asiatica untuk Kesehatan Kulit

Manfaat Daun Pegagan atau Centella Asiatica untuk Kesehatan Kulit

18 September 2023 | 16:30
Jobstreet by SEEK Hadirkan AI untuk Rekrutmen yang Lebih Terintegrasi

Jobstreet by SEEK Hadirkan AI untuk Rekrutmen yang Lebih Terintegrasi

18 September 2026 | 16:09
prof-bahrullah-akbar-resmi-pimpin-iarmi-2025-2030

Prof. Bahrullah Akbar Resmi Pimpin IARMI 2025-2030

29 September 2026 | 14:00
Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved