Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Perbedaan HEV dan PHEV, Mana Tepat?

by Teguh Imam Suyudi
14 Maret 2026 | 18:00
in Bisnis
toyota-klaim-ev-lebih-berpolusi-dari-hibrida-bantahan-riset-china

Ilustrasi: Stasiun Pengisi Mobil Listrik (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Tren kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di Indonesia terus meningkat seiring dorongan elektrifikasi di industri otomotif. Di tengah perkembangan tersebut, masyarakat mulai mengenal dua teknologi hybrid yang semakin populer, yakni Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Meski sama-sama menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, perbedaan HEV dan PHEV cukup signifikan, baik dari cara kerja maupun karakter penggunaannya.

Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, 12/3/2026, menjelaskan bahwa kedua teknologi tersebut berada dalam kategori hybrid, tetapi memiliki konsep pengoperasian yang berbeda.

“HEV merupakan kendaraan dengan dua sumber tenaga, yaitu mesin bensin dan motor listrik. Namun, baterainya tidak bisa diisi melalui colokan listrik. Sementara PHEV juga menggabungkan mesin dan motor listrik, tetapi baterainya dapat diisi dari sumber listrik eksternal,” kata Jim Ma.

Pada kendaraan HEV, baterai terisi otomatis melalui mesin bensin dan sistem regenerative braking, yaitu proses pengisian ulang energi saat kendaraan melakukan pengereman. Kapasitas baterai HEV relatif kecil, umumnya sekitar 1–2 kWh. Motor listrik biasanya bekerja saat kecepatan rendah atau kondisi lalu lintas padat, sedangkan mesin bensin mengambil alih ketika kendaraan membutuhkan tenaga lebih besar.

Sementara itu, PHEV menggunakan baterai berkapasitas lebih besar yang dapat diisi melalui pengisian daya di rumah maupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Dengan kapasitas baterai tersebut, kendaraan dapat berjalan dalam mode listrik murni untuk jarak tertentu sebelum mesin bensin mulai aktif.

Menurut Jim Ma, pemahaman mengenai perbedaan teknologi ini penting agar konsumen dapat menentukan pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian mereka.

READ  Daftar Mobil Listrik Terlaris Maret 2026

“Ketika konsumen memahami cara kerja dan keunggulan masing-masing sistem, mereka bisa memilih kendaraan yang paling sesuai dengan pola penggunaan sehari-hari,” ujarnya.

Tags: Mobil HybridMobil ListrikPerbedaan HEV PHEV
Previous Post

Tren Hunian Lebaran 2026

Next Post

Kenali Ciri-Ciri Mata Katarak

Next Post
perawatan-mata-pasca-operasi-katarak

Kenali Ciri-Ciri Mata Katarak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
Mengenal Istri-Istri Nabi Ibrahim AS

Mengenal Istri-Istri Nabi Ibrahim AS

11 Februari 2025 | 20:33
siapa-juliana-marins-pendaki-brasil-meninggal-gunung-rinjani

Deretan Alasan Gunung Prau Tutup Sementara

13 Januari 2025 | 15:19
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
Shell Bantah Isu PHK Karyawan SPBU Akibat Impor BBM Satu Pintu

Shell Bantah Isu PHK Karyawan SPBU Akibat Impor BBM Satu Pintu

29 September 2025 | 10:51
audi-s3-terbaru-indonesia-2026

Audi S3 Terbaru Meluncur di Indonesia, Performa Ganas 333 PS Ini Bikin Pengemudi Ketagihan!

7 April 2026 | 19:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved