Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Indonesia Dominan 70 Persen, tapi Kalah 0-1 dari Bulgaria 0-1 di FIFA Series

by Teguh Imam Suyudi
30 Maret 2026 | 23:00
in Olah Raga
jadwal-fifa-series-2026-indonesia

Ilustrasi Timnas PSSI latihan di Stadion GBK dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Drama pahit mewarnai laga final FIFA Series 2026 Grup Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam, 30/3/2026. Timnas Indonesia yang tampil luar biasa dominan justru harus menelan kekalahan 0-1 dari Bulgaria, tim dengan peringkat FIFA jauh di atas mereka. Satu-satunya gol Bulgaria dicetak melalui titik putih yang kontroversial.

Dominasi Tanpa Hasil

Sejak menit awal, pasukan John Herdman bermain tanpa rasa takut. Anak asuhnya berani menekan dan menguasai lini tengah. Bahkan, statistik mencatat Indonesia menguasai bola hingga 70 persen sepanjang pertandingan. Sayangnya, dominasi itu tak mampu dikonversi menjadi gol.

Bulgaria yang bermain pragmatis memilih bertahan rapat (low block) dan sesekali melancarkan serangan balik cepat. Strategi itu terbukti efektif. Pada menit ke-38, wasit Nazmi Nasaruddin diberi tanda oleh VAR untuk meninjau kontak antara Kevin Diks dan Zdravko Dimitrov di kotak penalti Indonesia.

Setelah meninjau monitor, wasit memutuskan Diks melakukan pelanggaran. Penalti! Marin Petkov, gelandang muda berusia 22 tahun, sukses menjalankan tugasnya. Eksekusinya ke sisi kanan gawang gagal dibaca Emil Audero. Skor 1-0 untuk Bulgaria bertahan hingga turun minum.

Dua Mistar Jadi Kutukan

Babak kedua menjadi panggung frustrasi bagi Garuda. Herdman melakukan sejumlah rotasi, memasukkan Ivar Jenner, Elkan Baggott, hingga Beckham Putra Nugraha. Serangan bertubi-tubi dilancarkan.

Peluang emas pertama datang pada menit ke-72. Ole Romeny, yang tampil impresif, menerima bola panjang di kotak penalti. Dengan cungkilkan kaki, ia berhasil melewati kiper Dimitar Mitov, namun bola malah membentur mistar gawang!

Belum reda kekesalan, pada menit akhir laga, giliran Rizky Ridho yang naik ke depan. Bek tengah itu melepaskan tembakan keras yang lagi-lagi ditepis Mitov, lalu bola melambung dan untuk kedua kalinya membentur mistar Bulgaria.

READ  Harga Tiket Indonesia Open 2025: Reguler vs One Time Entry

Nasib sial menyertai Indonesia. Bulgaria pun sukses mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir laga.

John Herdman sendiri usai pertandingan mengetakan, “Anak-anak bermain luar biasa. Kami tidak pantas kalah. Tapi ini sepak bola. Dua kali mistar dan satu penalti yang diragukan. Kami akan belajar dari ini,” ujarnya dalam konferensi pers.

Susunan Pemain

Indonesia (3-4-3): Emil Audero; Kevin Diks, Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner; Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On (Elkan Baggott 58′), Joey Pelupessy; Ragnar Oratmangoen (Eliano Reijnders 58′), Ole Romeny, Ramadhan Sananta (Ivar Jenner 46′).

Pelatih: John Herdman

Bulgaria (4-4-2): Dimitar Mitov; Teodor Ivanov, Andrian Kraev, Petko Hristov, Martin Georgiev; Zdravko Dimitrov, Filip Krastev, Dimitar Velkovski, Christian Stoyanov; Marin Petkov, Martin Minchev.

Pelatih: Aleksandar Dimitrov

Hasil ini menjadi catatan penting bagi PSSI jelang putaran panjang kualifikasi Piala Dunia. Meski kalah, semangat dominan Garuda patut diapresiasi. Tantangan selanjutnya adalah menyelesaikan masalah finishing dan ketajaman di depan gawang.

Tags: FIFA Series 2026Garuda Di DadaIndonesia Vs BulgariaTimnas Day
Previous Post

Video Profil Desa Bikin Heboh! Kejagung Ungkap Modus Mark Up Anggaran Amsal Sitepu

Next Post

Bank Muamalat Bukukan Laba Rp 30,1 Miliar atau Tumbuh 47,5% di Tahun 2025

Next Post
Menurut Imam, banyak capaian lain yang berhasil ditorehkan Bank Muamalat. Seperti misalnya, Dana Pihak Ketiga (DPK) dicatat sebesar Rp 45,5 triliun atau meningkat 9,0% (yoy). Selain itu, total aset juga naik sebesar 3,8% menjadi Rp 62,3 triliun. Demikian pula rasio kecukupan modal (CAR) dicatat sebesar 26,37% di akhir 2025, atau di atas ketentuan batas minimum yang ditetapkan regulator.

Bank Muamalat Bukukan Laba Rp 30,1 Miliar atau Tumbuh 47,5% di Tahun 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Menurut Yvonne, Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan.

Sembilan WNI Ditangkap Israel, Kemenlu Upayakan Pembebasan

20 Mei 2026 | 10:49
Menurut Prabowo kembali, lewat kebijakan tersebut, kas negara diproyeksikan bisa mengamankan potensi penghasilan hingga 150 miliar dolar AS. Nilai itu setara dengan Rp2.653,92 triliun per tahun (asumsi kurs Rp17.692 per Dolar AS)

Pemerintah Bentuk Badan Ekspor Dengan Potensi Penghasilan Hingga 150 Miliar Dolar AS

20 Mei 2026 | 14:02
Dalam perspektif ekonomi syariah, potensi pengembangan lembaga penjaminan juga besar. Skema Kafalah dapat diperluas untuk mendukung pembiayaan UMKM syariah, koperasi syariah, BMT, serta rantai nilai halal. Penguatan penjaminan syariah akan melengkapi grand desain dan arsitektur keuangan syariah nasional, terutama dalam mendukung pengembangan sektor riil berbasis halal.

Transformasi dan Penguatan Industri Penjaminan untuk Mendorong Pembiayaan dan Mewujudkan Stabilitas Sistem Keuangan

20 Mei 2026 | 15:39
Selain rupiah, ringgit Malaysia terkoreksi 0,09%. Dolar Taiwan tertekan 0,07% dan baht Thailand tertekan 0,06%. Won Korea Selatan juga turun 0,04%. Selain itu, dolar Hong Kong melemah tipis 0,008%.

Rupiah Terjun Bebas Menjadi Rp 17.738 Per Dolar AS

20 Mei 2026 | 09:49
Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

20 Mei 2026 | 12:45
Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Pengekspor Tunggal SDA

Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Pengekspor Tunggal SDA

20 Mei 2026 | 14:11
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved