Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering dan Panjang, BMKG Ingatkan Ancaman El Niño

by Teguh Imam Suyudi
9 April 2026 | 18:00
in Humaniora
Ilustrasi Musim Kemarau Dibuat Kecerdasan Buatan

Ilustrasi Musim Kemarau Dibuat Kecerdasan Buatan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dan berlangsung lebih panjang dari kondisi normal. Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya potensi fenomena El Niño pada paruh kedua tahun ini.

Hingga akhir Maret 2026, BMKG mencatat sekitar 7 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim kemarau. Wilayah tersebut meliputi sebagian Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua Barat.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan jumlah wilayah yang memasuki musim kemarau akan meningkat signifikan pada periode April hingga Juni 2026. “Masyarakat diharapkan terus mengikuti informasi resmi BMKG sebagai acuan mitigasi,” ujar Faisal di Jakarta, Senin (6/4/2026).

BMKG memperkirakan sebanyak 114 ZOM akan mengalami kemarau pada April, meningkat menjadi 184 ZOM pada Mei, dan 163 ZOM pada Juni. Kemarau diprediksi mulai dari wilayah Nusa Tenggara sebelum meluas ke berbagai daerah lainnya.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, saat ini kondisi ENSO dan Indian Ocean Dipole masih netral. Namun, hasil pemodelan menunjukkan peluang terbentuknya El Niño dengan intensitas lemah hingga moderat mencapai 50 hingga 80 persen.

Meski demikian, BMKG mengingatkan adanya fenomena spring predictability barrier yang membuat akurasi prediksi pada Maret hingga Mei perlu dicermati secara hati-hati.

BMKG menegaskan puncak musim kemarau 2026 diperkirakan terjadi pada Agustus, dengan sebagian besar wilayah mengalami curah hujan di bawah normal.

Untuk itu, pemerintah daerah, sektor pertanian, serta masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dalam pengelolaan air dan mitigasi kekeringan.

Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi BMKG.

READ  Ingat, Jemaah Dilarang Bentangkan Spanduk dan Bendera di Tanah Suci
Tags: BMKGCuaca Indonesiael ninoKemarau 2026
Previous Post

War Tiket Haji Diwacanakan Jadi Solusi Baru Agar Jamaah Tidak Antre

Next Post

Integrasi Data 4 Kementerian Jadi Kunci Selamatkan JKN, Ini Strategi Besarnya

Next Post
istana-buka-suara-kisruh-penonaktifan-bpjs-kesehatan-2026

Integrasi Data 4 Kementerian Jadi Kunci Selamatkan JKN, Ini Strategi Besarnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

asuransi-jiwa-perlindungan-keluarga

Kiat Mendidik Remaja di Era Digital, Ini Saran Pakar

21 Oktober 2026 | 09:00
perbarindo-regulasi-bpr-fleksibel-dukung-umkm

Perbarindo Minta Regulasi BPR Lebih Fleksibel Dukung UMKM

20 Oktober 2026 | 17:00
Imigrasi Benarkan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia untuk Dinas

Imigrasi Benarkan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia untuk Dinas

20 Oktober 2026 | 15:05
apa-itu-standalone-market-dampak-indonesia

Apa Itu Standalone Market dan Dampaknya bagi Indonesia?

20 Oktober 2026 | 18:00
menaker-minta-bpvp-ukur-keberhasilan-dari-alumni-bekerja

Pelatihan Vokasi Harus Berujung pada Penyerapan Tenaga Kerja

21 Oktober 2026 | 08:00
Hotspot Karhutla Sumsel Turun Jadi 579 Titik, OKI Terbanyak

Hotspot Karhutla Sumsel Turun Jadi 579 Titik, OKI Terbanyak

21 Oktober 2026 | 13:32
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved