Jakarta, CoreNews.id – Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan menurunkan biaya haji 2026 sekitar Rp2 juta meski harga avtur melonjak signifikan. Kebijakan ini disampaikan dalam taklimat di Istana, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
“Walaupun harga avtur naik, tapi kita berani turunkan harga haji untuk tahun ini,” ujar Prabowo.
Harga avtur tercatat naik dari Rp13.656 menjadi Rp23.551 per liter, dipicu dinamika global, khususnya di kawasan Timur Tengah. Kenaikan ini berdampak pada biaya operasional penerbangan, termasuk maskapai Garuda Indonesia yang mengangkut jamaah haji.
Meski demikian, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga keterjangkauan biaya bagi masyarakat. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut arahan presiden jelas, yakni tidak membebani jamaah di tengah kenaikan biaya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat, khususnya calon jamaah haji, agar tetap dapat menjalankan ibadah tanpa tekanan biaya tinggi.













