Jakarta, CoreNews.id – SailPoint, Inc. menggandeng Amazon Web Services (AWS) dalam kolaborasi strategis multi-tahun guna memperkuat keamanan agentic AI melalui pendekatan identity-first. Kerja sama ini menandai langkah penting dalam menghadapi tantangan baru terkait pengelolaan identitas di era kecerdasan buatan.
Melalui perjanjian ini, SailPoint ditetapkan sebagai solusi tata kelola identitas utama untuk pengembangan agentic AI di lingkungan AWS. Fokus utama kolaborasi adalah membangun lapisan tata kelola terpadu yang mampu mengelola identitas manusia maupun non-manusia secara menyeluruh.
CEO dan Founder SailPoint, Mark McClain, 13/4/2026, menilai perkembangan AI agents menciptakan risiko baru yang membutuhkan fondasi keamanan kuat. “Dengan lapisan identitas terpadu, organisasi dapat memiliki visibilitas dan kontrol lebih baik dalam mengelola ekosistem AI yang kompleks,” ujarnya.
Seiring meningkatnya adopsi AI, organisasi dihadapkan pada kebutuhan untuk mengatur akses secara dinamis. Kolaborasi ini menghadirkan sejumlah kapabilitas, seperti tata kelola siklus hidup identitas end-to-end, penerapan prinsip least privilege berbasis data real-time, hingga visibilitas menyeluruh melalui identity graph terpadu.
Selain itu, integrasi dengan AWS AgentCore memungkinkan pengelolaan AI agents sebagai bagian dari identitas dalam satu platform. Hal ini mencakup pengaturan akses, audit, hingga penegakan kebijakan keamanan secara otomatis.
VP AWS Identity and Access Management, Keshav Narsipur, menyebut kolaborasi ini membuka peluang inovasi yang lebih aman. Ia menegaskan pentingnya kerangka kerja tata kelola yang kuat seiring meningkatnya penggunaan AI di berbagai industri.
Ke depan, kerja sama ini juga diharapkan mempercepat adopsi solusi keamanan berbasis SaaS serta memperluas akses pasar melalui AWS Marketplace. Dengan demikian, organisasi dapat mengadopsi AI secara lebih percaya diri tanpa mengorbankan aspek keamanan.













